kuspoes     About     Archive     Feed

NCMPCPP Visualizer

ncmpcpp visualizer

Halaman Wiki Archlinux tentang ncmpcpp sudah cukup untuk membantu mengsetup MPD + ncmpcpp dengan baik. Namun ada hal yang kurang mengenai bagaimana cara menampilkan visualizer di ncmpcpp dengan baik.

Setelah memasang mpd dan ncmpcpp, mengatur file config di ~/.ncmpcpp/config. Biasanya ncmpcpp sudah bisa berjalan dengan baik. Namun kadang tidak di bagian penampil visual note suara.

ERROR yang sering muncul adalah can not open mpd.fifo for reading PCM data.

Sesuai dengan arahan di Wiki, bahwa untuk menampilkan visualizer harus menambahkan baris sebagai berikut di /etc/mpd.conf

audio_output {
    type                    "fifo"
    name                    "my_fifo"
    path                    "/tmp/mpd.fifo"
    format                  "44100:16:2"
}

dan di ~/.ncmpcpp/config

visualizer_fifo_path = "/tmp/mpd.fifo"
visualizer_output_name = "my_fifo"
visualizer_sync_interval = "30" 
visualizer_in_stereo = "yes"
visualizer_type = "spectrum" (spectrum/wave)

Namun seringkali ada error muncul yang mengatakan bahwa file mpd.fifo tidak ditemukan. Mengapa? . Karena file tersebut memang belum ada dan harus dibuat secara manual.

Masalahnya, file fifo ini ternyata bukan jenis file biasa yang bisa dibuat dengan perintah touch misalnya. Untuk membuat file fifo ini harus dibuat dengan perintah khusus mkfifo.

A FIFO special file is similar to a pipe, except that it is created in a different way. Instead of being an anonymous communications channel, a FIFO special file is entered into the file system by calling mkfifo().

Sehingga harus dibuat dengan perintah $ mkfifo mpd.fifo. Restart ncmpcpp, mainkan sebuah musik, dan tekan 8 untuk masuk ke tampilan visualizer. Nikmati.

Elforkane

Elforkane adalah aplikasi Al Qur’an. Semacam Zekr dan Ayat yang sudah tersedia sebelumnya.

Elforkane dibangun diatas Qt dan bisa berjalan native diatas Linux dengan baik. Kelebihan Elforkane dibanding kedua aplikasi sebelumnya adalah dalam hal tampilan UI yang lebih baik. Ok mungkin Ayat masih lebih indah daripada Elforkane, namun Ayat hanya bisa berjalan diatas Adobe AIR yang pengembangannya sudah dihentikan.

Selain di Linux, Elforkane juga tersedia di pelbagai OS seperti Microsoft Windows, bahkan sampai ke Haiku.

Di Archlinux, aplikasi yang dibuat oleh Abu Zakaria (semoga Alloh SWT melimpahkan rahmat kepadanya) ini bisa ditemukan di AUR.

$ cower -d elforkane
$ cd elforkane
$ makepkg -si

elforkane

Selain sebagai Quran Browser, Elforkane juga menyediakan reciter audio dan tafsir. Ada sekitar 23 bahasa yang didukung, dan Bahasa Indonesia termasuk didalamnya.

Untuk bisa mendengarkan suara reciter dibutuhkan koneksi internet, karena Elforkane akan mengunduh audio dari situs quran.ksu.edu/sa. Untuk yang tidak memiliki koneksi internet setiap saat, bisa juga mengunduh berkas audio dalam bentuk .zip atau .ayt. Setelah terunduh berkas bisa diurai dan diletakkan di folder~/.elforkane/audio/nama_reciter (jika folder tidak ada, silakan dibuat sendiri).

Kumpulan berkas audio, para reciter, gambar, tafsir, terjemahan dan lain - lain bisa diunduh di quran.ksu.edu.sa.

Ada fitur yang menarik di Elforkane, yaitu memorizing. Fitur ini sangat membantu untuk yang ingin menghafal Al Quran. Jika diaktifkan, teks Al Quran akan disembunyikan sementara untuk menghafal. Dan bisa ditampilkan kembali untuk memeriksa hafalan. Luar Biasa.

Alhamdulillah terima kasih kepada Abu Zakariya (semoga Alloh SWT melimpahkan rahmat kepadanya).

Jekyll + lftp + bash = ❤

Saat mempergunakan Jekyll untuk melakukan revisi pada post akan menjadi rumit pada proses pengunggahan.

Banyak orang mengatakan bahwa GIT mempermudah prosesnya. Tapi sebenarnya jauh lebih mudah mempergunakan fungsi editor seperti yang ada pada blog engine pada umumnya. Tinggal edit artikel, kemudian publish semua ada pada satu interface.

Beda dengan Jekyll. Pada kasus saya, untuk mengedit perlu Vim. Kemudian periksa hasil dengan Jekyll yang berjalan diatas URxvt. Setelah sesuai, pindah ke folder _site dan unggah dengan FTP atau GIT.

Kadang kala proses ini membosankan, apalagi jika terjadi revisi berkali - kali. Untuk mempercepat proses, maka perlu dibuat sebuah script BASH sederhana.

#!/bin/bash

unset username
unset password
echo "###-----------------------------###"
echo "### jekyll + lftp = kusaeni.com ###"
echo "###-----------------------------###"
echo " "
echo -n "username :"
read username
prompt="password :"
while IFS= read -p "$prompt" -r -s -n 1 char
do 
if [[ $char == $'\0' ]]
then
    break
fi
prompt='*'
password+="$char"
done

lftp -u $username,$password ftp.kusaeni.com <<EOF

cd /sites/kusaeni.com/www
lcd /home/kusaeni/GitHub/kusaeni.com/_site

echo " "
echo "Mulai mengunggah file .."
mirror --reverse --ignore-time --only-newer --parallel=5 --verbose

echo  "Selesai."

quit 0

EOF

Simpan sebagai bash script, kemudian gunakan $ chmod +x jlftp.sh agar bisa dieksekusi. Taruh di $PATH atau folder ~/.bin atau /usr/bin agar bisa dijalankan langsung via Terminal.

Script ini memiliki fungsi untuk mempercepat proses pengunggahan dengan memanfaatkan lftp. Masih sangat sederhana dan belum mengakomodir error status pada saat koneksi ftp. Namun setidaknya bisa memangkas waktu untuk berpindah direktori dan mengetik perintah - perintah lftp secara manual.