Pantai Banyu Tibo, Pacitan Jawa Timur. Nikon D7100 + Tamron 17-50mm @ 17mm · 2" exps · f/9.0 · ISO 125

Untuk beberapa tahun fotografi menempati urutan pertama dalam daftar hal menarik yang harus saya lakukan.

Landscape fotografi adalah genre yang saya pilih diantara banyak jenis fotografi, ada beberapa alasan yang membuat saya memilihnya adalah

Dari sekian banyak scene di dalam genre Landscape, saya paling suka mengambil foto saat senja. Karena pada waktu itu (selain di pagi hari) warna - warna langit berwarna warni, saya suka senja meski saya bukan anak indie 😊.

Dari kiri ke kanan: Simpang Lima Gumul di Kediri, Pantai Pulau Merah di Banyuwangi, Pantai Soge di Pacitan, Telaga Ngebel di Madiun, Pantai Papuma Jember, Grojogan Dhuwur di Pacitan, Kawah Putih Ciwidey Bandung, dan Simpang Lima Gumul di Kediri

Photografi landscape membutuhkan sumber daya yang lumayan besar, tidak hanya biaya untuk perjalanan (transportasi, akomodasi termasuk penginapan dan makan) dan perangkat melainkan juga tenaga dan fisik yang prima. Apalagi kalo datang ke lokasi yang sulit diakses oleh kendaraan.

Positifnya adalah saya selalu merasa lebih sehat dan gembira setiap pulang hunting foto jika lokasi yang dituju memiliki akses yang menantang/sulit.

Saya adalah seorang lone traveller, sangat jarang sekali saya bepergian berkelompok. Mungkin karena introvet atau karena sudah nyaman berpergian sendirian. Namun saat hunting landscape photografi ke daerah yang belum pernah singgah, ada kawan perjalanan tentu lebih menyenangkan (dan aman). Apalagi jika pergi ke daerah Timur Jawa 😉.

Saya sudah lama ingin membuat jurnal perjalanan dan fotografi, tapi sampai saat ini belum terlaksana. Punya banyak waktu tapi tidak punya banyak motivasi dan resources.

Area hunting landscape photografi saya paling banyak diseputaran Jawa Timur, yang paling banyak dikunjungi adalah daerah sekitaran Mataraman (eks. Karesidenan Madiun), dengan kota Pacitan adalah yang paling sering dikunjungi.

Sedangkan untuk kawasan Timur yang paling sering adalah Jember dan sesekali ke Banyuwangi. Favorit adalah Kabupaten Banyuwangi, hanya saja kendala di transportasi yang sering menjadi masalah besar.

Kawasan Barat terbatas di Kabupaten Bandung yaitu Kawah Putih Ciwidey.

Untuk kamera saya mempergunakan kamera lama dari Nikon tipe D7100 dengan lensa Nikkor 50mm & Tamron 17-50mm serta beberapa aksesoris untuk keperluan landscape. Untuk lebih lengkapnya bisa dilihat di halaman perangkat yang dipergunakan.

Saya hampir selalu mempergunakan format RAW NEF untuk format gambar. Karena format ini lebih mudah saat dilakukan editing dengan aplikasi seperti Adobe Lightroom maupun Luminar.

Ya, 99% foto yang diambil selalu diedit terlebih dahulu. Aplikasi yang paling sering saya pakai untuk mengedit foto adalah Adobe Lightroom Mobile (saya suka versi mobile, karena versi desktopnya cukup lambat akibat spesifikasi laptop yang tidak memadai). Untuk finishing saya pakai aplikasi gratis Snapseed dari Google (tersedia di PlayStore maupun AppStore).

Proses editing atau workflow lebih sering melakukan cropping, adjust color, dan detil. Saya bukan penggemar Photo Manipulation, meskipun beberapa kali memakai teknik ini namun hanya sekedar untuk menghilangkan minor detail.

Hasil photo manipulation memang terlihat indah dan eksentrik, namun untuk traveller tidak bisa dijadikan acuan. Tidak kurang saya sering tertipu dengan foto - foto di Instagram yang terlihat luar biasa namun saat didatangi hasilnya 0 besar. Saya tidak ingin menipu followers saya dengan gambar yang sudah di manipulasi.

Kunjungi akun Instagram saya di Instagram @kusaeni, untuk melihat lebih banyak foto - foto Landscape yang sudah saya potret dan jangan lupa untuk follow!.