— 3 menit membaca

The Inugami Curse

Kutukan yang menimpa keluarga Inugami, saat waris dibacakan, satu persatu akan mati

The Inugami Curse
Penulis
Seishi Yokomizo
Bahasa
Bahasa Inggris
Format
Papperback - 320 halaman
ISBN
9781782275039∷ 2020
Rating
5 dari 5
Beli dimana?
Pushkinpress

Novel ini menjadi novel pembuka perkenalan saya dengan karya sastra dari pengarang asal Jepang ini. Seishi Yokomizo disebut - sebut sebagai salah satu novelis bergenre thriller, crime, dan detective di Jepang.

Novelis yang wafat pada 28 Desember 1981 sukses menciptakan tokoh Kosuke Kindaichi sebagai detektif ternama (yang agak nyleneh). Sampai sekarang tokoh Kindaichi masih sering disebut atau dijadikan tokoh utama dalam beberapa manga maupun film.

Pertama kali tahu tentang Seishi setelah ane menyelesaikan membaca The Tokyo Zodiac Murder’s, tertarik dengan novel Jepang membuat saya menyempatkan waktu untuk browsing tentang para novelisnya dan munculah beberapa rekomendasi novel - novel klasik Jepang dengan Seishi berada di urutan paling atas.

Keluarga Inugami #

Beberapa bulan setelah Perang Dunia II, Detektif Kindaichi datang ke sebuah kota di pedalaman karena diundang oleh seorang pengacara dari keluarga ternama di kota tersebut yang Sahei Inugami (kepala keluarga) baru saja meninggal. Si pengacara yakin bahwa surat wasiat dari mendiang Sahei akan menyebabkan chaos dan perebutan hak waris.

Kindaichi kemudian menginap di penginapan yang terletak di pinggir danau, dimana mansion keluarga Inugami berapa di seberang danau. Belum genap 1 hari Kindaichi menginap, sang pengacara ditemukan tewas di dalam penginapan saat menunggu pertemuannya dengan Kindaichi.

Detektif Kindaichi kemudian memutuskan untuk meneruskan penyelidikannya meski si pengacara sudah meninggal, tak lama kemudian Kindaichi menyelamatkan seorang perempuan yang hendak tenggelam saat sedang menaiki kano di danau. Ternyata perempuan itu adalah Tamayo Nonomiya, seorang gadis cantik putri dari pendeta (teman lama Sahei) yang sudah meninggal dan tinggal di dalam mansion Inugami.

Sahei Inugami memiliki 3 anak perempuan yaitu Matsuko, Takeko, dan Umeko Inugami. Masing - masing memiliki anak laki - laki yang dijagokan untuk menjadi penerus kejayaan keluarga Inugami. Takeko memiliki anak laki - laki bernama Tàke dan seorang anak perempuan bernama Sayoko, anak Umeko bernama Tomo. Sedangkan anak Matsuko yang bernama Kiyo berada di medan perang, dimana nasibnya tidak ditemukan saat berperang di Burma (Myanmar saat ini).

Suatu hari Matsuko mendapatkan surat bahwa Kiyo masih hidup dan sedang di kapal pulang ke Jepang. Ternyata Kiyo mengalami luka parah akibat perang, yaitu sekujur tubuhnya melepuh karena luka bakar, sehingga dia harus memakai perban untuk menutupi kepalanya.

Segera Kindaichi bisa merasakan bahwa ada persaingan yang sangat jelas antara para pewaris dari Sahei Inugami. Dimana setiap keluarga pewaris secara terang - terangan akan melakukan apa saja untuk menguasai warisan. Kondisi semakin diperparah ketika surat waris yang disimpan pengacara akhirnya bocor dan menyebutkan bahwa Tamayo akan menjadi pewaris tunggal dan utama dari Sahei.

Sehingga ketiga anak perempuan Sahei berusaha menjodohkan anak laki - lakinya dengan Tamayo dengan harapan akan tetap mewarisi kekayaan keluarga Inugami.

Masalah semakin rumit saat datang pihak lain, seorang tentara misterius yang baru saja pulang dari medan perang. Pertarungan untuk menguasai warisan semakin keras dan kejam sehingga menimbulkan banyak korban dari keluarga pewaris.

Kindaichi harus bekerja keras untuk menemukan siapa yang menjadi tersangka pembunuhan dan rahasia kelam dibalik keluarga Inugami.

Catatan #

Saya merasa bahwa karya Seishi yang ini adalah karya terbaik dari beliau yang pernah saya baca1 , jauh lebih baik daripada novel pertamanya The Honjin Murder.

Meskipun sejak beberapa chapter saya sudah bisa menebak beberapa karakter tapi di akhir ternyata beberapa tebakan saya salah, ini terasa menyenangkan.

Novel ini adalah sebuah classic thriller crime yang sangat luar biasa, tidak heran jika kemudian tokoh Kindaichi menjadi populer sampai sekarang. Kindaichi yang terlihat kumuh, kotor, dan ketombean ini menjadi trend setter bagi tokoh - tokoh kelihatan bodoh tapi cerdas di novel dan manga Jepang di kemudian hari.

Kembali ke novel, bagaimana sang pelaku melakukan pembunuhan benar - benar mind blowing mengingat kondisi fisik dari si pelaku. Menurut saya triknya jauh lebih rumit dan hebat dibandingkan trik di The Honjin Murder (menjadikan novel ini menjadi biasa saja).

Meskipun tragedinya luar biasa, saya suka dengan sentuhan happy ending yang ada di novel ini. Sebuah ciri khas dari Seishi, bahwa dibalik sebuah tragedi selalu ada sesuatu yang bisa disyukuri.

Novel ini juga sudah diadaptasi menjadi film berjudul The Inugami Family yang tayang pada 2006 silam. Bisa ditonton di ok.ru - The Inugami Curses (Eng Sub), saya sudah menonton2 film ini juga dan isinya tidak jauh berbeda dengan novelnya. Salah satu hal yang sangat jarang terjadi di masa kini.


kembali ke atas