— 5 menit membaca

Strange Houses

Rumahnya indah tapi layout-nya aneh dan ini bukan satu - satunya. Dari soal arsitek sampai ke pembunuhan berantai

Strange Houses
Penulis
Uketsu
Bahasa
Bahasa Inggris
Format
epub
ISBN
9781805335375∷ 2025
Rating
4 dari 5
Beli dimana?
Pushkinpress

Ane udah lama punya ebook ini namun belum tertarik untuk membacanya, sungguh karena ane sudah terikat dengan gaya penulisan Seishi Yokomizo sehingga ketika memulai membaca tulisan dari pengarang (Jepang) lainnya rasa-rasanya sudah tidak begitu menarik. Apalagi kemudian beberapa buku lainnya tidak begitu bagus (seperti Yukito Ayatsuji dan Akimitsu Takagi - menurut ane). Sehingga ketika mendapatkan ebook ini muncul rasa malas untuk membaca.

Rencana awalnya adalah membaca buku ini untuk menemani perjalanan naik kereta, namun saat sudah di atas kereta malah malas untuk buka Kindle, al hasil dia bersemayam dengan tenang untuk beberapa lama sampai ane ada kesempatan untuk membacanya.

Strange Houses #

Rumah-rumah yang aneh. Pada suatu hari seorang penulis lepas (cerita dari sudut pandang orang pertama, mari kita sebut Uketsu) mendapatkan permintaan saran oleh seorang kawannya, Yanaoka yang mengiriminya layout atau denah dari rumah. Diketahui si Yanaoka ini berniat membeli rumah dengan 2 lantai karena sebentar lagi akan memiliki anak. Yanaoka dan istri sudah sangat cocok dengan rumah yang hendak dibelinya ini karena lokasinya strategis sekaligus desain rumahnya sangat nyaman untuk ditempati. Hanya saja dia merasa ada yang aneh dengan gambar denah ruangan yang diberikan oleh agensi penjualan rumah.

Menurut denah ada ruangan aneh yang tidak wajar dan tidak jelas fungsinya.

Layout rumah pertama

Karena tidak paham dengan hal semacam ini, Uketsu kemudian menghubungi sahabatnya bernama Kurihara yang seorang arsitek. Menurut Kurihara memang ada kejanggalan di denah itu, terutama adanya ruangan kosong yang tidak bermanfaat di lantai bawah. Menurut (otak konspirasi) Kurihara jangan - jangan ruangan kosong itu sengaja dibikin untuk melakukan kejahatan (pembunuhan), apalagi saat denah lantai atas ditumpuk. Ditemukan kemungkinan ruangan kosong di lantai bawah adalah lorong yang dipakai untuk seseorang untuk menyelinap masuk ke Kamar Mandi dan melakukan pembunuhan disitu. Masalahnya adalah dimensi ruangan tersebut cukup sempit sehingga tidak bisa dilalui oleh orang dewasa, maka kemungkinan yang bisa melakukan pembunuhan adalah anak - anak.

Dengan analisa ini, Uketsu kemudian menghubungi Yanaoka untuk menyampaikan sarannya namun Uketsu terkejut karena Yanaoka membatalkan rencana membeli rumah ini karena ada kejadian yang tak terduga, yaitu ditemukan mayat seorang laki - laki di dekat rumah itu dengan kondisi tangan kiri hilang.

Kasus ditutup, namun tidak buat Uketsu karena denah rumah dan analisa Kurihara terus membekas dalam hatinya. Kemudian Uketsu membuat artikel pendek di majalah tentang rumah tersebut dengan menghilangkan detail tentang lokasi untuk privasi. Tak disangka dia mendapatkan banyak respon dari pembaca, salah satunya dari seseorang mengaku bernama Yuzuki Miyae yang merasa bahwa artikel tentang denah rumah ini berhubungan dengan kematian suaminya Kyoichi Miyae (si mayat dengan tangan kiri hilang).

Dari Yuzuki Miyae, Uketsu mendapatkan kembali denah rumah lain yang memiliki keanehan yang sama, yaitu ada ruangan yang tidak wajar dengan sudut mati tidak terlihat dari luar. Setelah ditelusuri ternyata pemilik rumahnya sama yaitu Keita Katabuchi. Kurihara merasa curiga dengan Yuzuki dan berpesan agar Uketsu berhati - hati dengan dia karena menurut catatan pemerintah Kyoichi Miyae belum pernah menikah, tapi kenapa Yuzuki mengaku sebagai istri mendiang?. Setelah di konfrontasi akhirnya Yuzuki jujur bahwa dia memang bukan istri dari Yuzuki melainkan Yuzuki Katabuchi.

Klan Katabuchi & ritual potongan tangan #

Pada tahun 1920-an keluarga Katabuchi dengan kepala keluarganya bernama Kaei Katabuchi menjadi kaya raya karena sukses dengan bisnisnya. Kaei memiliki 3 orang anak yaitu

NamaUrutanStatus
SoichiroAnak laki - laki tertua dari istri sahKeluarga Utama
ChizuruAnak perempuan dari istri sahKeluarga Utama
SeikichiAnak laki - laki termuda dari istri simpananKeluarga Cabang

Ketika usia sudah tua, Kaei harus memilih penerus dari Klan Katabuchi namun anak laki - laki tertuanya tidak memiliki kecakapan dalam berkerja seperti Kaei. Kerjaannya tiap hari bermain - main dengan saudari perempuannya. Sedangkan Seikichi mewarisi keterampilan berbisnis ayahnya, namun Kaei tetap memilih Soichiro sebagai penerus kepala keluarga Katabuchi. Kecewa, Seikichi akhirnya memilih untuk berpisah dan membangun bisnisnya sendiri.

Sebelum meninggal Kaei menjodohkan Soichiro dengan Ushio seorang wanita yang sebelumnya adalah pelayan di mansion keluarga Katabuchi. Kaei menganggap bahwa Ushio cocok untuk Soichiro karena dipandang sebagai wanita yang tenang, tangguh, dan tabah. Namun dalam perjalanan rumah tangga mereka tertempa badai. Binis keluarga Katabuchi hancur dan Soichiro melakukan hubungan terlarang dengan Chizuru sampai kemudian Chizuru mengandung anak kembar.

Ushio yang sakit hati kemudian bunuh diri dengan memotong pergelangan tangan kirinya.

Seikichi yang sudah sukses dan kaya raya kemudian kembali ke mansion Katabuchi berusaha menyelamatkan “muka” Klan Katabuchi, dia mengambil alih bisnis dan “mengurung” Keluarga Utama di mansion di Gunung dan memberikan sebagian tanah, pelayan, dan harta kepada mereka. Ini menimbulkan sakit hati kepada anggota Keluarga Utama namun mereka tidak berdaya.

Seikichi sendiri sudah menikah setidaknya dengan 4 wanita berbeda dan masing - masing memiliki keturunan. Sedangkan Chizuru akhirnya melahirkan anak kembarnya, 2 anak laki - laki namun salah satu anaknya cacat tidak memiliki telapak tangan. Pada tahun itu, hal ini dianggap sebagai kutukan dari mendiang Ushio yang sakit hati padahal sebenarnya karena hasil hubungan incest yang membuat struktur tubuh hasil hubungannya sering kali “berbeda”. Ketakutan dengan kutukan Ushio, membuat Keluarga Utama Klan Katabuchi ini semakin mengasingkan diri.

Pada suatu saat, datang seorang dukun wanita bernama Rankyo ke kediaman keluarga Katabuchi. Dia mengatakan bisa menolak bala dari kutukan Ushio. Keluarga Katabuchi percaya penuh dengan dukun Rankyo karena dia menyebutkan beberapa fakta terkait keluarga Katabuchi yang rahasia. Rankyo memberikan ritual dengan syarat dan aturan agar keluarga Katabuchi terhindar dari amarah Ushio, yaitu

  1. Anak kembar dari Chizuru adalah Asano dan Momota (yg cacat). Momota harus disembunyikan di ruangan khusus dan tidak boleh terkena sinar matahari. Pada ulang tahunnya yang ke-10, dia harus membunuh salah satu anak dari keluarga Cabang yaitu anak Seikichi yang seumuran,
  2. Setiap tahun sampai usia 13 tahun, Momota harus membunuh anak - anak itu (total 3 anak),
  3. Asano bertindak sebagai pembantu dalam usaha pembunuhan,
  4. Tangan kiri korban harus dipotong sebatas pergelangan tangan dan kemudian dipersembahkan di makam Ushio.

Akhirnya ritual ini menjadi sebuah tradisi turun temurun dari Klan Katabuchi sampai saat ini, apalagi jika dari keturunannya ada yang lahir tanpa telapak tangan kiri. Namun rahasia dari Klan Katabuchi tidak hanya itu, melainkan ternyata mereka mempunyai anak laki - laki ketiga setelah Soichiro dan Seikichi yaitu Shigehiru yang kemudian menjadi kakek dari Yuzuki Katabuchi.

Lalu siapakah Rankyo? Siapakah Keita dan bagaimanakah akhir dari ritual keluarga Katabuchi ini?

Catatan #

Novel ini pendek, hanya terdiri dari 4 bab yang sebagian besar berisi percakapan - percakapan saja. Ditulis seperti naskah skenario film, meski begitu ketegangan tetap terbangun dengan manis. Pelan - pelan tak terasa namun pada saatnya membuat kengerian yang nyata.

Ane tidak mengira novel ini creepy, apalagi pelaku pembunuhannya adalah anak - anak (yang di brainwashed oleh para orang tuanya) untuk membunuhi saudara mereka. Akhir dari novel ini pun sedikit mengganggu, tidak sedih tidak pula happy ending melainkan menyisakan ruang kosong bagi pembaca untuk menebak apakah sebenarnya kasus ini benar - benar sudah tertutup atau belum?. Ruang kosong yang sama seperti denah rumah yang aneh.

Novel ini juga tersedia versi manga dengan judul The Strange House/Hen na le, di versi manga-nya lebih lengkap daripada versi novel terutama di bagian akhir dan pengungkapan.

Sekilas tentang Uketsu, dia seorang youtuber yang sering membuat film pendek. Bahkan versi audiovisual dari novel ini tersedia di kanal youtube-nya. Dia sudah menulis beberapa novel yang langsung menjadi best seller diantaranya Strange Houses dan Strange Pictures. Meski sudah populer, sosok Uketsu sendiri masih misteri sampai sekarang karena setiap tampil dia selalu memakai celana dan jaket hitam dan menutupi wajahnya dengan topeng dari bubur kertas yang dikeringkan.

Saya sedang membaca buku Uketsu lainnya yaitu Strange Pictures.


dari Fediverse

Kamu juga bisa meninggalkan komentar dari akun fediversemu dengan meng-reply di toot ini

Belum ada komentar dari fediverse

kembali ke atas