Kusaeni.com | Weblog Kus : The Kus Empire Strikes Back, a personal weblog of Kusaeni

6 April 08

Frustasi dengan adobe air

Adobe air versi Linux sudah keluar, dan bisa diunduh dari laboratoriumnya Adobe.Ukurannya 15 MB , lebih besar kira – kira 4 MB dari ukuran untuk Windows.

Dari keterangan resmi Adobe, disebutkan untuk menjalankan pemasangan Adobe Air, pengguna harus memberikan perijinan eksekusi untuk berkas Adobe Air baru memasangnya. Jelasnya mempergunakan kode seperti berikut :

 
  $ chmod +x adobeair_linux_a1_033108.bin
  $ ./adobeair_linux_a1_033108.bin
 

Saya sudah mencoba dengan memberikan perijinan eksekusi untuk berkas ini, pada akun yang saya gunakan ( bukan root ), tapi gagal dalam pemasangan.



Dari pesan kesalahan, ada informasi bahwa saya tidak memiliki akses untuk memasangnya di sistem. Padahal pada saat pemasangan , Adobe Air meminta kata sandi root dan saya sudah memberikannya.

Saya kemudian mencoba dengan akun root, hasilnya sama gagal. Kemudian mencoba mengganti perijinan dengan grant access

# chmod 777 adobeair_linux_a1_033108.bin

Hasilnya tidak berubah, masih gagal. Ini benar – benar membuat frustasi. Saya beranggapan mungkin berkasnya korup, saya coba unduh lagi, tapi tetap. Gagal dengan sukses.

Ternyata eh ternyata , setelah selidik punya seilidk. Adobe Air masih belum mendukung arsitektur 64-bit, sehingga tidak bisa dipasang.

 
    #file adobeair_linux_a1_033108.bin
    adobeair_linux_a1_033108.bin: ELF 32-bit LSB executable,
   Intel 80386, version 1 (SYSV), dynamically linked (uses shared libs)
   , stripped

Yah ini masih berstatus alpha, berharap di rilis finalnya sudah bisa dipergunakan di 64-bit.

tags: , ,

Komentar [3]

---

29 Maret 08

Dari Kiba ke wbar

Untuk waktu yang lama , saya setia mempergunakan Kiba untuk mempercantik tampilan desktop xfce Kus. Dan sekarang saya memutuskan untuk membunuhnya dan menggantikannya dengan yang baru , wBar.

Wbar adalah aplikasi yang mirip dengan Kiba, sama – sama dipergunakan untuk urusan docking launchers di desktop Linux , agar mirip dengan di Mac OSX.

Ada beberapa alasan yang membuat saya berpindah ke Wbar, salah satunya Kiba cukup berat untuk dipergunakan dan memakan resource cukup banyak. Saya tidak akan menginstall AWN, walau AWN tampil lebih baik, tapi AWN malah lebih berat daripada Kiba, selain itu dia butuh desktop compositioning sejenis Beryl atau Compiz.

Memasang Wbar

Di Zenwalk atau Slackware sudah ada paket wbar yang tinggal pasang dengan perintah installpkg, mudah dan cepat, tapi saya lebih suka dengan pemasangan lewat pengcompilean kode sumbernya.

Di konsol :


$ wget http://www.tecapli.com.ar/rodolfo/wbar-1.3.3.tbz2
$ tar -jxvf wbar-1.3.3.tbz2
$ cd wbar-1.3.3
$ make
# make install

Dan wbar pun sudah terpasang dengan baik. Di xfce saya tidak bisa menemukan menu wbar di xfce menu, tapi wbar bisa di eksekusi lewat konsol dengan perintah wbar. Ada baiknya membaca manual dari wbar sebelum menjalankannya. Untuk cara cepatnya bisa dengan mengetikkan wbar --help di konsol dan akan menu pilihan konfigurasi wbar.

Saya mempergunakan perintah wbar -above-desk -pos bottom -bpress untuk menampilkan wbar di bawah desktop.

Kekurangan wbar adalah susahnya menambah dan mengurangi item launchers di dock nya. Untuk melakukannya harus menggubah manual berkas dot.wbar di /usr/share/wbar.

Tapi kalau buat yang gak mau susah – susah atau paranoid dengan gubah manual lewat editor teks, bisa mempergunakan aplikasi kecil bernama wbarconf, aplikasi ini merupakan tampialn antar muka GUI untuk menggubah berkas konfigurasi wbar.

Ditulis dengan Python, dan bisa langsung dijalankan tanpa harus di pasang ke sistem.


$ wget http://kapsi.fi/ighea/wbarconf/wbarconf-0.5.tar.gz
$ tar -zxvf wbarconf-0.5.tar.gz
$cd wbarconf-0.5
$python wbarconf.py

Tips untuk wbar, jangan pernah mempergunakan ikon gambar bertipe svg, ini hanya akan membuat wbar tidak bisa dijalankan. Gunakan saja ikon bertipe PNG. Tidak tahu tempat mendapatkan ikon untuk dock yang bagus? . Deviant Art adalah tempat awal yang bagus untuk di kunjungi.

tags: , , , ,

---

25 Maret 08

ZenHeron

Desktop 25 Mar 2008

Hardy Heron???

Bukan!!!, ini Zenwalk dengan tampilan wallpaper milik Hardy Heron.

Wallpaper diambil dari Hank.Ballew

tags: , , , , , ,

---

23 Maret 08

Greader diatas Mozilla Prims

Google Reader diatas Mozilla Prims

Google Reader berjalan diatas Mozilla Prims dengan mempergunakan add on stylish : OS X Style Google Reader buatan Jon Hicks.

tags: , , , ,

---

19 Maret 08

Zenwalkus crash setelah..

Zenwalkus crash setelah mengupdate atk dan gtk via NetPKG, maksud hati ingin memasang tema Murrina di xfce desktop, tapi setelah diaktifkan , tiba – tiba wallpaper langsung lenyap.

Saya lihat di Desktop Setting , tanda centang untuk pengaturan wallpaper oleh xfce sudah tidak ada lagi. Saya kembalikan pengaturan desktop ke xfce tapi masih tidak membantu. Mengembalikan tampilan tema ke tampilan sebelumnya juga sama.

Beberapa aplikasi yang kebetulan terbuka seperti Thunar, dan Iceweasel, langsung tewas tak berbekas, hanya Pidgin yang masih bisa jalan di background.

Ku restart……

Dan malah gak bisa masuk ke desktop, tampilan xfce baru sampai mau masuk ke halaman login, tapi tidak bisa, layar jadi berwarna sama dngan background splash screen, dan setelah 10 menit masih belum bisa masuk ke tampilan login. Di restart dengan CTRL + ALT + BACKSPACE , tidak jalan, setelah 5 – 6 kali, muncul pesan kesalahan :
“Server GTK dimatikan , karena interupsi sebanyak 6 kali selama 90 detik. Otomatis akan mencoba ulang dalam 60 detik”

Terus begitu.

Dari berkas log, ketemu laporan seperti ini :
“gdm-binary [3221]: WARNING: gdm_slave_xioerror_handler: Kesalahan fatal X – Restart :0”

Sudah mencari bantuan ke Google, masih belum menemukan jawaban.

Dan …. frustasi. Mungkin aku perlu mengembalikan settingan gconf memakai drivers vesa lagi.

tags: , , , ,

---

|