19 November 08
TxP bukan CMS pasaran , tapi susah dipasarkan..
Textpattern itu hebat, gratis, open source, dan fleksible. Tapi susah untuk dipasarkan. Salah satu alasan terbesarnya adalah tidak tersedianya themes switcher seperti di paket CMS lain yang pasaran itu.
Selain itu tampilan halaman admin nya yang tidak cukup indah dan sangat terkesan table banget menjadi penyumbang nomor 2 untuk seret nya pemasaran TxP.
Sementara itu jumlah komunitas yang kecil turut menyebabkan merosotnya pengguna TxP di Indonesia, hal itu memang berbanding lurus dengan tingkat pemasarannnya. Memang jika dibandingkan dengan CMS lain yang memiliki komunitas besar, maka otomatis lebih mudah memasarkan produknya. Walau dalam pandangan kami, produknya tidak lebih baik ( ok sedikit lebih baik ) daripada yang kami tawarakan.
Kemudian , ada Joseph Cassano yang juga harus disalahkan, loh kok bisa ?, ya karena akal – akalannya dengan konsep CDS, menjadi pemicu utama resesi dunia, termasuk Indonesia.
Hal itulah yang menyebabkan banyak blogger yang kemudian tidak lagi mampu ( mau ) menyewa hosting dan memilih untuk mempergunakan layanan blogging gratis yang disediakan oleh kompetitor lain. Jadi secara tidak langsung memang mempengaruhi tingkat pemasaran TxP.
Duhhh sialan kamu Cassano!!!
tags: ego, frustasi, textpattern
Komentar [2]
22 Oktober 08
TEXTPATTERN : Membuat halaman arsip
Q : Bagaimana cara membuat halaman arsip di Textpattern, tanpa mempergunakan plugin ?
A : Mudah, caranya adalah :
1. Buat sebuah form ( lewat menu Tata Letak / Presentation > Bentuk / Form ) baru dengan nama arsip_bulanan misalnya, dan isi dengan kode tag Textpattern berikut :
<!-- show the year --><txp:if_different><h2><txp:posted format="%Y" /></h2></txp:if_different><!-- show the month --><txp:if_different><h3><txp:posted format="%B" /></h3></txp:if_different><!-- article title and link --><txp:permlink><txp:title /></txp:permlink><code><br />
2. Buat halaman ( HTML ) tampilan dimana nanti arsip akan dimunculkan. Kamu bisa membuat halaman baru atau cukup menyalin dari halaman yang sudah ada jika desainnya sama. Setelah itu beri nama halaman tersebut, misal halaman_arsip.
3. Gubah halaman_arsip , untuk menampilkan daftar arsip kamu bisa mempergunakan tag Textpattern sebagai berikut :
<txp:article_custom limit=99999 form="arsip_bulanan" />
4. Kemudian buat sebuah section baru dan beri nama arsip1 . Setelah selesai, pada properti section uses page pilih nama halaman yang di khususkan untuk arsip, dalam contoh ini halaman_arsip. Untuk CSS silakan dipilih sesuai dengan CSS yang di pergunakan halaman tersebut. Untuk pilihan lainnya kasih centang saja ke Tidak / No.
5. Selesai, coba kunjungi halaman arsip baru kamu dengan URL http://domain.mu/nama section untuk arsip, dalam hal ini http://domain.mu/arsip . Selamat mencoba.
1 Jika kamu kasih nama arsip, maka halaman section ini bisa dipanggil dengan bentuk URL http://domain.mu/arsip .
tags: desain, textpattern, tutorial
29 Agustus 08
Textpattern : Membuat tampilan tanggal ala tumblr

Kasus :
Kamu adalah seorang blogger yang aktif menulis atau memperbaharui isi dari blog mu, sehari bisa mengisi lebih dari 1, mungkin 2 , 3 , atau 5 tulisan , artikel, gambar dan lain – lain. Tapi kamu ingin menampilkan format tanggal hanya muncul di artikel terakhir di publikasikan, dan yang lainnya hanya tampil jamnya saja. OK lebih mudahnya, tampilan ala tumblr , seperti yang dicontohkan oleh tema tumblr Digital Wood yang ini.
Solusi :
Bisa mempergunakan tag dari Textpattern yaitu if_different. Dengan tag ini TxP akan memproses isi dari statemen pertama dan kemudian membandingkan dengan statemen kedua, dan akan mengeksekusinya jika ( isinya ) nilainya berbeda.
Kode yang dipergunakan adalah :
<txp:if_different>
<txp:posted format="%d %B %Y" />
<txp:else />
<txp:posted format="%H" /> : <txp:posted format="%M" />
</txp:if_different>
Mudahkan?
tags: cms, desain, textpattern, tutorial
8 Juli 08
Bahasa Indonesia ( kamu ) di Textpattern
Lokalisasi Bahasa Indonesia di Textpattern sudah dikerjakan oleh Arif Widianto dan hasilnya sangat bagus, walau tentu saja ada beberapa kata – kata yang dimaksudkan tertentu menjadi lain. Ini mungkin karena pembakuan kata – katanya yang asing atau jarang di dengar.
Di pembaharuan Bahasa Indonesia terakhir ( 01 Juli 2008 ) Arif Widi sudah menyertakan penerjemahan untuk kalimat Forgot Your Password, sehingga untuk pengguna TxP 4.0.6 tautan untuk mereset kata sandi bisa muncul ( Lupa Katasandi ? ).
Jika Kamu memakai versi Bahasa Indonesia untuk TxP dengan pembaharuan di bawah tanggal 1 Juli, maka tautan untuk peresetan kata sandi tidak akan muncul, meski kamu pakai TxP versi 4.0.6. Jadi segera perbaharui versi Bahasa Indonesia TxP kamu.
Caranya : masuk ke dalam halaman administrasi TxP, tuju tab admin, kemudian preferensi dan klik tab atur bahasa.
Klik tautan Pasang, untuk mulai memasang bahasa yang dipilih dari server Textpattern. Kira – kira butuh 3 detik untuk selesai tergantung kecepatan internet di tempat kamu.
Jika kamu berpikiran bahwa penerjemahan Arif kurang sempurna, kamu bisa menghubungi dia dengan pembetulan tentu saja, atau membuat sendiri terjemahan bahasa di TxP. Tapi maaf untuk Bahasa Indonesia sudah terdaftar atas nama Arif Widianto.
Namun jika kamu masih ngeyel untuk memakai judul Bahasa Indonesia, kamu bisa mempergunakan fungsi pemasangan dari server lokal.
Caranya unduh berkas bahasa standar TxP ( Eg-US ) di http://rpc.textpattern.com/lang/, kemudian gubah dengan editor teks , sesuaikan terjemahan teks dari Bahasa Inggris ke Bahasa Kamu, kemudian simpan di server lokal kamu ( server situs ) di dalam map ./textpattern/lang/. Jika map lang belum ada kamu harus membuatnya secara manual.
Untuk mengaktifkannya, masuk ke dalam tab Atur Bahasa di preferensi. Kemudian klik tautan “Pasang dari Dokumen“ . Pilih dokumen Bahasa yang tadi kamu simpan, dan pasang.
Maka seluruh lokalisasi dari TxP akan menyesuaikan dengan terjemahan kamu.
tags: textpattern, tutorial
7 Juli 08
Tampilan administrasi Textpattern
Akan semakin baik di versi selanjutnya, mungkin akan hadir di versi 4.0.7 atau di 4.1.
Textpattern akan mendukung pemakaian tema untuk tampilan administrasi situs. Perubahan lengkap bisa di lihat di Google Code.
Selain itu ada juga beberapa pemakai Txp yang membuat mock-up untuk tampilan administrasi, yang mungkin nantinya bisa dipergunakan. Salah satunya dari SimpleCandy .

Bagaimana dengan tema untuk tampilan situs ?
Saat ini tidak didukung, dan kemungkinan tidak juga didukung dalam waktu dekat. namun ada plugin juga untuk melakukan hal tersebut, walau tidak sebagus CMS lain. Setidaknya ada.
Sabar menunggu TxP 4.1
tags: berita, cms, desain, textpattern
3 Pebruari 08
Textpattern 4.0.6
Sudah di keluarkan, dan sekarang sedang mengupgrade nya.
Textpattern 4.0.6 memiliki beberapa perbaikan di bug yang ditemukan, tidak banyak cuma 4. Dan penambahan beberapa fitur dan fungsi baru.
Informasi terkait tentang ini bisa di baca di :
- Textpattern 4.0.6 released
- FAQ 4.06
- Kontributor pembangunan TxP 4.0.6
- Informasi dan layanan dukungan komunitas 4.0.6 di Forum Textpattern
Sekarang, Situs ini sudah di upgrade ke 4.0.6, cuma butuh 5 menit untuk melakukannya ( termasuk untuk mengupload , dan mungkin akan ada sedikit penyesuaian atau mungkin akan muncul pesan kesalahan di pelbagai tempat, MUNGKIN.
Jadi jika menemukan masalah jangan sungkan untuk menghubungi Kus. Thanks.
tags: berita, cms, textpattern, weblog kus
28 Januari 08
Textpattern 4.0.6rc1
Yes, Textpattern version 4.0.6rc1 is coming, but its only release candidateversion. The Stable official release for this verson is scheduled next week.
Can’t wait for it. If you want testing the release candidate, you can download Textpattern source here.
And don’t forget to post your feedback in this forum thread.
tags: berita, cms, textpattern
24 Januari 08
Why I Hearts Last.fm?
There were many reasons, many reasons like
- We will be paying artists directly. So you can play full-length tracks and entire albums for free on the Last.fm website. See? Cannot waiting Indonesia?
- Last.fm is running Textpattern on their blog, Its True. See the button labelled “Preview” please, which is one of Textpattern’s key spam repellent features. Code is Pottery.
tags: berita, textpattern
Terima Kasih Wordpress
2 hari setelah situs hidup dari pemindahan server, saya mendapatkan masalah antara TxP dan MySQL.
Blog ini bisa jalan dengan baik tapi saya tidak bisa masuk ke dalam halaman administrasi, walau sudah memasukkan nama dan kata sandi yang benar. Saya benar – benar yakin dengan teks yang saya masukkan, saya masih ingat terakhir kali mengganti kata sandi. Dan masih terekam jelas apa kata sandi tersebut.
Tapi TxP masih menolaknya!.
Akhirnya saya harus mengganti kata sandi lewat PHPMyAdmin. Menjalankan query dan PHPMyAdmin menyatakan sukses. Percobaan.
TxP masih menolaknya. Argggh.
Mencoba lagi dengan mempergunakan fungsi penggubahan di PHPMyAdmin. Sukses. Percobaan kedua.
Masih ditolak. Argghh. Ada apa ini?
Saya pikir ini karena efek pengupgradean server. Sebelumnya versi PHP yang dipergunakan adalah versi 4.7 dan kemudian dinaikkan pangkat ke 5.2.5, begitu pula dengan MySQL nya. Ini benar – benar masalah.
Dari PHPMyAdmin, saya tidak menemukan table database yang bermasalah, semua baik – baik saja. Tidak perlu perbaikan.
Akhirnya , tidak ada pilihan lain selain mengekspor isi database TxP Kus ke mesin blog lain. Kemudian mengimmpornya lagi di database yang lain.
Pilihan jatuh ke WP. Menarik, setelah hampir beberapa tahun keluar dari WP, akhirnya saya kembali merasakan bagaimana rasa memasang WP. WordPress masih tetap menarik seperti dulu, tampilan Administrasinya pun makin cantik dengan fitur yang lebih banyak dan baik, satu hal yang masih membekas dari WP adalah Tiger Admin Theme. Hahhhh hebat.
Tapi saya tidak ada keinginanuntuk kembali mempergunkan WP. Bagi saya WP masih cukup berat, terlebih lagi masih cukup lambat untuk di akses. Ditambah dengan editor WYISWYG nya. Duuh bisa mati kering di depan komputer buat nunggu semua halaman terpanggil.
Setelah sukses mengimpor isi database TxP ke WP, saya kemudian mengimpornya lagi ke database baru untuk TxP. Dan sukses! . Sekarang saya bisa login.
Setelah proses imor ekspor ini, biasanya akan muncul beberapa masalah, terutama dalam isi artikel dan komentar. TxP mempergunakan Textile secara default untuk pengaturan teks, sedang WP tidak, sehingga ada beberapa artikel dan komentar yang mempergunakan Textile akan sedikit kacau.
Terakhir, Saya masih ingat ada beberapa tulisan Saya sebelumnya yang hampir selalu mengdiskreditkan WP. OK Saya memang sekarang tidak terlampau suka dengan WP dan merasa enjoy dengan TxP. Itu normal. WP Suck.
Tapi sekarang saya mau tidak mau harus mengucapkan terima kasih ke WP atas bantuannya dalam proses ekspor-impor ini.
Ngggg.. Terima Kasih WordPress.
tags: berita, cms, frustasi, textpattern, tutorial, weblog kus
1 Desember 07
I've Redesigned : _erised
I’ve redesigned. Oh wait, or was it realigning?
If you’re not reading this on my website, go on and check out the new look!. There not many changes applied, you can still find what was where from the previous layout.

Title, tagline and main navigation menu are realigned, just repositioned to fit the new idea.
So what not new then?
Homepage still have big colony of text, but now using 2 coloumn with sidebar on right. Sidebar ( like my pre previous templates ) still contains my super-simple-opossiting profil information. And recents comment .
The subtitle headings are now positioned on the left and I have sidenotes too now, yay!
Yeah Code is Pottery not Poetry
Powered by Textpattern – Code is Pottery off course.
And .. Other than that, I forgot, seriously. Sorry, it’s the weekend excitement guys! Happy weekend everyone!
tags: desain, textpattern
Komentar [14]
15 November 07
Styling CPreview di Textpattern
Di Textpattern , Comment Preview tidak hanya penting untuk menangkal serangan Spam , namun juga memberikan peringatan kepada pengunjung yang ikut serta berinteraksi lewat kolom komentar tentang isi komentar mereka. Apakah sudah benar atau apakah ada yang perlu di perbaiki.
Ini Esensial.
Textpattern, sejak versi 4.0.2 sudah memberikan fasilitas untuk membuat tampilan CPreview bisa dibedakan dengan penampilan komantar jika sudah terkirim. Bedakan! dengan membuatnya berbeda!, karena tidak semua komentatormu mengerti beda antara pratampil komentar dan komentar terkirim.
Di beberapa desain situs yang mempergunakan TxP, saya menemukan bahwa si pembuat desain tidak begitu peduli dengan hal ini. Hal yang sangat disayangkan mengingat hal tersebut bisa menyebabkan missunderstanding kepada komentator artikel. Ketika mereka mengklik tombol preview atau kilasan jika memperguanakan backend Indonesia, maka kebanyakan dari mereka akan mengira bahwa komentar sudah terkirim. Ini salah. Akibatnya komentar tidak muncul.
Jadi kostumisasi CPreview sekarang juga
Ini solusi dari TxP.
Gunakan fungsi yang sudah ditawarkan TxP, oh maksudku selami tag TxP dan daya gunakan kehebatannya.
<txp:if_comments_preview> <div id="cpreview" style="background-color:#FF0"><b>Aaa Ooo. ini cuma preview komentarmu, periksa dulu apakah sudah benar , jika sudah klik submit untuk mengirimkan</b> <txp:comments_preview form="my_preview" /> <txp:comments_form /> </div> </txp:if_comments_preview>
Kode diatas bisa diperguanakan untuk menampilkan CPreview, Normalnya bisa ditaruh di dalam form comment_display bisa di atas comment_form atau comment list. Terserah sesuka desainernya. Bisa juga di perindah dengan CSS, tinggal ubah selector id nya.
Kelebihannya lagi , pengguna bisa mempergunakan conditional tag untuk memberikan opsi memunculkan seluruh komentar yang sudah terekam pada saat CPreview tampil atau cuma menampilkan CPreview saja.
upd : 15 November 2007 @ 18:20 Waktu Kus.
Untuk bentuk template dari tampilan CPreview pun juga bisa dikostumisasi. Sebagai pengandaian, untuk menampilkan daftar komentar sebuah situs TxP mempergunakan form daftar_komentar.
Sedangkan untuk menampilkan CPreview mempergunakan form my_preview. Yang isi dari form tersebut bisa dibuat berbeda dengan form daftar_komentar.
Kemudian untuk pemakaian conditional tag, bisa di lihat pada contoh di bawah :
<txp:if_comments_preview>
<div id="cpreview">
<div class="highlight"><p>Pratampil dari komentar yang kamu tuliskan. Periksa dulu apakah sudah benar, jika sudah klik <b>kirim</b> untuk memasukkan.</p></div>
<txp:comments_preview />
</div>
<txp:else />
<txp:comments break="" />
</txp:if_comments_preview>
Jika diterjemahkan dalam bahasa manusia maka artinya kurang lebihnya;
Jika ini adalah CPreview, maka tampilkan pesan dan tampilan tagtxp:comments_preview.Jika bukan maka tampilkan daftar komentar
txp:comments
Untuk penampilan komentar dengan tag txp:comments , kupergunakan atribut break=”“ , kenapa ? . Coba baca artikel Walktrough : Textpattern Mysteri , mungkin berguna.
Untuk menampilkan keseluruhan komentar saat CPreview aktif, gunakan kode paling atas.
tags: desain, textpattern, tutorial
Komentar [4]
30 Oktober 07
Walktrough : Textpattern Mysteri
Kenapa tampilan halaman blog si Kus sering kali berubah – ubah seperti bunglon? .
Belum selesai satu redesain, sudah memulai rencana redesain lagi. Baru punya satu inspirasi untuk diterapkan sudah punya inspirasi yang lain.
Ya itu semua karena efek Textpattern, TxP ( begitu Textpattern sering disingkat ) memiliki keunggulan dalam kemudahan untuk membuat desain dari situsnya. TxP sangat memanjakan penggunanya dengan template tag yang komplit dan mudah dipergunakan, tentu saja tidak melupakan bahwa template tag TxP manusiawi banget.
Hal yang sulit kutemui di CMS lainnya. Sebagian besar CMS selalu mempergunakan tag – tag PHP untuk membuat dan membangun tampilan halaman situsnya. Sehingga tidak bisa dipungkiri hal ini membuat celah / gap antara penggunanya dengan pemanfaatan fungsi penuh CMS tersebut. Apalagi jika penggunanya tidak familiar dengan skrip PHP ( untuk tidak mengatakan tidak bisa ).
Jadi, ya. Textpattern adalah alasan kenapa aku seringkali mengganti tampilan situs ini. Bukan memanfaatkan themes switcher seperti punya WP. Ini dibangun dari reruntuhan. Nilai plusnya .. tentu sambil belajar pengkodean HTML dan CSS.
Bagaimana caranya agar bisa menjadi desainer ninja?
Jawabannya buat situs sebanyak – banyaknya. Dari sana kemudian kita bisa belajar dan belajar.
Textpattern Tip
Dan aku sudah belajar cukup banyak, walau mungkin masih ada banyak misteri dari Textpattern yang belum kuungkap. Namun setidaknya aku sudah sampai di ¼ dari perjalanan.
Disini aku akan mencoba membagi – bagikan tip untuk membuat penulisan kode HTML dalam template tags TXP menjadi lebih cepat dan mudah.
- Menghilangkan
divkosong di loop komentar
Secara standar, TxP mengaktifkan pilihan penyajian komentar sebagai daftar bernomor ( ul ) , sehingga tampilan daftar komentar secara otomatis akan ditambahkan li didepannya, untuk menampilkannya sebagai list.
Sebagian pengguna TxP , tentu ingin membuat styling sendiri, sehingga mereka meng-nonaktifkan fungsi ini. Konsekuensinya, TxP akan mengganti ul dengan tag div.
Normalnya hal ini tidak mengganggu, namun membuat kode tidak tampil bersih:
<div> <div class="comment"> ...isi komentar... </div> <!-- comment --> </div>
Bisa dilihat ada 2 div, satu untuk class comment dan satunya lagi kosong. Untuk menghilangkannya, caranya gampang.
Di form comment display tambahkan atribut break pada tag txp:comment dengan isi kosong untuk mereduksi div
<txp:comment break="" />
Menentukan lebar dan jumlah baris pada input fields & textarea di form comment form bisa dilakukan dengan memberikan
Gunakan tag txp:comments_form dengan tambahan atribut:
-
isize : untuk menentukan lebar ukuran dari input text. Bisa untuk kolom isian nama, email, dan alamat URI.
msgrows : untuk menentukan jumlah baris pada textarea.
msgcols : untuk menentukan jumlah column textarea.
Contoh :
<txp:comments_form isize="20" msgrows="10" msgcols="50" />
Akan menghasilkan form input dengan lebar 20 , dan are teks dengan jumlah baris 10 dan jumlah kolom 50.
Bersambung …
Masih banyak lagi misteri dari TxP yang belum terungkap. dan masih banyak template tags yang bisa dipergunakan sebagai bantuan selama perjalanan.
Jadi siapa yang akan mencapai Grand Line dan menemukan harta dunia One Piece?
Tunggu kelanjutannya.
tags: textpattern, tutorial
Komentar [10]
13 September 07
Aside di Textpattern
Awalnya Kottke. yang menulari virus aside kepada para blogger, kemudian bergerak dan meyebar dengan cepat.
Apa sih Aside itu?
Aside artinya di samping, maksudnya Aside adalah artikel pendek yang diletakkan di samping artikel utama ( sidebar ), namun seringkali diartikan artikel pendek di bagian utama. Inline. Kalau masih belum paham bisa merujuk ke tulisan Matt Mullenweg tentang Aside. Dah yahhh Matt memakai Wordpress.
Textpattern?
Khusus untuk Textpattern, Aside bisa di buat dengan mudah, ada sedikitnya 2 pemodelan aside yang bisa dibuat, yaitu Aside yang di tempatkan di sidebar, dan Aside yang ditempatkan / disisipkan dianatara artikel utama ( long article ). Dengan cara pembuatan sebagai berikut :
Aside disisipkan di antara Artikel Utama
Mudah, sangat mudah. Yang dibutuhkan untuk hal ini adalah sebuah form berjenis article yang berisi template tags dari tampilan Aside kita nantinya.
OK, katakan kita ingin membuat tampilan Aside kira – kira seperti ; judul , isi tulisan dalam satu baris, kemudian ditambah dengan penampil jumlah komentar.
Maka yang harus dilakukan adalah. Dari tab Presentation > Form ,buat sebuah form baru , katakanlah dengan nama aside.
Isi dengan template tags seperti ini :
<div class="aside">
<p><span class="title-aside"><txp:permlink><txp:title /></txp:permlink></span>
| <txp:body />
<span class="quiet">(<txp:permlink><txp:comments_count /></txp:permlink>)</span></p>
</div>
Kemudian simpan dengan pengaturan jenis bentuk ( form ) berjenis article. Kenapa harus article, karena hanya form berjenis article yang bisa dipanggil dengan tag <txp:article />.
Sebagai catatan , ada tag p di sana, tag tersebut dipergunakan untuk menampilkan Aside sebaris dengan judulnya. Nah di bagian ini ada yang penting untuk di ingat. TxP mempergunakan Textile sebagai tools pengformatan teks ke HTML. Dan setiap isi artikel akan di awali dengan tag p, sehingga tidak cocok untuk dipergunakan di Aside, karena penempatan teks akan berada di bawah judul.
Jadi di halaman penulisan artikel, gunakan mode pengformatan tulisan tanpa Textile. Atau gunakan kode pengnonaktifan Textile dengan syntax :
notextile. isi dari artikel bisa dengan HTML juga
Ditulis di dalam areateks di halaman tulis artikel.
Kemudian trik untuk menampilkan Aside agar tampil beda dengan forms default article yang dipergunakan adalah; sebelum artikel disimpan, gunakan fungsi Override forms.
Pada pilihan yang ada, pilih form Aside. Ini berarti bahwa artikel yang ditulis akan mempergunakan form Aside, bukan form default. Sehingga penampilannya bisa berbeda.
Contoh nyata : Weblog Kus
UPD
Dan tunggu ada tambahannya. Jika dirasa ingin menampilkan lay out aside secara full post ( single post ) , biasanya di halaman komentar, maka yang harus dilakukan adalah menambahkan tag conditional <txp:if_individual_article> yang akan menyaring apakah artikel sedang di tampilkan dalam daftar artikel ( halaman depan ) atau dalam single post mode ( halaman komentar ).
Jadi kodenya diperbaharui , sebagai berikut :
Kode diatas bisa di improvisasi / kustomisasi sesuai keinginan kamu.
Selesai.
Aside di Sidebar
Untuk penempatan di Sidebar, caranya berbeda cukup jauh. Disini kita harus membuat sebuah section dan form baru.
Buat sebuah section , beri nama misal asidebar, kemudian cek semua pilihan pengaturan ke tidak kecuali sindikasi jika ingin punya RSS untuk aside tersebut.
Kemudian buat sebuah form baru sebagai wadah / template tags dari desain aside nya. Bisa di improvisasi sedemikian rupa.
Untuk menampilkan aside di sidebar bisa dengan mempergunakan tag <txp:article-custom />, lengkapnya :
<div class="sidebar">
<h4>Notebook</h4>
<txp:article_custom section="asidebar" limit="10" form="aside" />
</div>
Dari tag di atas bisa diartikan, tampilkan artikel dengan aturan hanya artikel yang ditulis di section asidebar, dengan batasan jumlah yang ditampilkan adalah 10, dan mempergunakan wadah desain aside.
Selesai. Eh jangan lupa untuk menampilkan aside di sidebar ini, pastikan artikel ditulis hanya untuk section asidebar.
Contoh nyata : Kriwil Personal Note
Penutup
Bisa dibilang tidak hanya MT dan Wp yang bisa menampilkan Aside, TxP pun juga. Kalau istilahnya dalam FAQ TxP adalah Can I use Textpattern to build a web site like...
Textpattern bisa di kostumisasi sesuai selera dengan mempergunakan template tags dan plugins. Dan semua open source yang mana kita bisa memodifikasi kode sesuai kebutuhan. Jadi singkatnya jawabannya adalah YES!!!! BISA!!, dengan Textpattern kamu bisa membangun sebuah atau lebih situs yang “bagus” seperti yang kamu inginkan.
Sebagai contoh kamu bisa mengunjungi :
- TXP Magazine
tags: aside, berita, desain, textpattern, tutorial

12 September 07
Ramadhan dan kolom komentar
Kemarin aku mendapatkan komentar seperti ini :
Nama: Kusenelek Email: elusombong@taiklu.co.id Situs: www.wikimu.com Komentar: Hai, nama saya Kusenelek Saya seorang blogger yang mempergunakan AntiTextpattern sebagai mesin blognya. Saya bukan spesialis AntiTextpattern, tapi jika kamu punya masalah denganTexpattern, jangan sungkan untuk menghubungi-Kusenelek. Mungkin bisa sedikit membantu. merusak sekalian. Bloq jelek gini sombong Artikel ini saya tulis untuk dikelompokkan ke dalam KUMPULAN PENGECUT
Bagaimana ??
Aku tidak tahu kenapa orang ini meninggalkan komentar menyakitkan seperti ini. Kalau dibaca memang bisa bikin panas hati. Singkatnya orang ini bermasalah dan ingin mencari masalah.
Dari laporan statistik reinvigorate, dan melihat time-stamp dari catatan komentar, orang bermasalah ini menulis komentar pada 11 Sep 2007 pukul 21:56. Dan dengan nomor IP 202.51.18.182. Kalau di rujuk dari IP nya, dengan mempergunakan IP Lookup aku menemukan kalau orang bermasalah ini mempergunakan IP Jakarta.
Masalahnya ada beberapa poin dari data komentar diatas yang membuatku ragu untuk menyebutkan Jakarta adalah tempat asal atau tempat si orang bermasalah ini meninggalkan komentar.
Ok ayo di cermati, ala Shinichi Kudo.
Hai, nama saya Kusenelek
Dari sini dia memperkenalkan namanya dengan nama Kusenelek. Jika nama itu di baca dengan pengertian orang Jawa maka akan menjadi Kusen + Elek , atau dalam bahasa Indonesianya Kusen + Jelek .
Untuk informasi, di tempat kerja , aku sebagai buruh pabrik, banyak teman lebih suka memanggilku dengan nama panggilan Kusen, sebagian ada juga yang memanggil Husein. Dari sini aku menyimpulkan bahwa si orang bermasalah ini adalah salah satu dari sekian banyak orang yang tahu tentang nama panggilanku di pabrik. OK Clear!.
Penyempitan area penyarian tersangka.
Saya seorang blogger yang mempergunakan AntiTextpattern sebagai mesin blognya. Saya bukan spesialis AntiTextpattern, tapi jika kamu punya masalah denganTexpattern, jangan sungkan untuk menghubungi-Kusenelek. Mungkin bisa sedikit membantu. merusak sekalian.
Kalimat ini adalah kalimat yang kupergunakan sebagai pengenalan di halaman depan dan halaman single article. Sepertinya si orang bermasalah ini bukan tipe orang cerdas yang bisa membuat komentar dengan baik. Dia hanya bisa melakukan copy paste saja. memalukan. Ahh dia juga menggubahnya sedikit di bagian TxP nya.
“Merusak”. Selama ini, sepanjang saya mencoba meracuni banyak blogger untuk memindahkan aplikasi CMS/Blog nya dari WP , MT , dan atau Blogger-Blogspot ke TxP, saya tidak pernah mendapatakan keluhan soal kerusakan. Dari 6 orang yang pernah meminta bantuan untuk menyusun template tags semuanya baik – baik saja. Dari beberapa orang yang konsultasi juga merasa puas. Mereka semua senang dan beberapa diantaranya masih mempergunakan TxP sampai sekarang.Mereka semua happy user.
Bloq jelek gini sombong. Artikel ini saya tulis untuk dikelompokkan ke dalam KUMPULAN PENGECUT
Ya aku memang sombong kok, terus mau apa? . Blog ya jelek? oh maaf dari catatan statistik si orang bermasalah ini pakai Internet Explorer v6.0 dari Microsoft untuk mengunjungi halaman blog ku. Dan ( sekali lagi ) maaf, blog ini akan tampil kacau kalau di lihat dengan IE. Salah siapa ? siapa yang jelek. Sebaiknya silakan tanya ke Bill Gates, kenapa mereka tidak menyetandarkan perambahnya dengan W3C.
Hari gini pakai Internet Explorer? .......................nDesso!
Ahemm… Kumpulan Pengecut. OK, ini yang paling menarik. Siapa yang pengecut siapa? Aku ? mungkin, tapi setidaknya aku ngeblog. Semua orang tahu : “oh itu si Kusaeni Jelek .. punya blog ada photonya malah dihalaman depan. halah …si Kus kok ngomong sembarangan soal WP sih …. Awas kamu Kus…”.
Tidak masalah, saya menulis apa yang ingin saya tulis, jikalau melahirkan flame, mereka tahu dimana harus mencariku. Aku pengecut?
Disisi yang lain, coba si orang bermasalah ini, dia ninggalin komentar, dengan nama palsu, email palsu, dan URI portal. Tidak perlu Kogoro Mouri untuk tahu kalau orang ini sedang berupaya menyembunyikan identitas. Gampangnya orang ini PENGECUT!.
Jadi bagaimana?
Aku sama sekali tidak terpengaruh, kubiarkan saja. Anggap saja wong ndeso yang baru kenal sama IE tapi tidak tahu manner meninggalkan komentar di sebuah blog.
Lagipula ini mendekati bulan suci Ramadhan, aku tidak mau puasaku terganggu gara – gara hal ini. Walau sebenarnya akan menggangu sedikit , karena aku sudah memperkirakan setidaknya 2 orang dari teman di pabrik yang kemungkinan bisa melakukannya. Mereka , hanya mereka yang tahu URI ku dan blog ku. Dan yahhh sedikit melek Internet. Mereka kuliah .. dan membanggakannya.
Hah cihhh….
Kembali ke Ramadhan.
Selama bulan Ramadhan ini, mungkin saya akan menutup kolom komentar. Daripada kena komentar bodoh seperti diatas, lebih baik ditutup. Walau lebih baik untuk berhenti ngeblog untuk sementara.
Jadi bagi yang ingin menghubungiku, kalian tahu dimana kan?
Oh iya, saya Kusaeni ingin menyampaikan :
“ Mohon maaf lahir dan batin, jika ada kesalahan apa itu sengaja atau tidak disengaja, Kus mohon maaf yah .. biar puasanya lega dan lancar “
PS : IP 202.51.18.182 sudah ku-ban lewat TxP Comment Guard, agar tidak bisa lagi meninggalkan komentar. Sekaligus kukirim IP ke sbl.spamhaus.org supaya dimasukin ke daftar SPAMMER. Juga ku-ban IP tersebut lewat .htaccess supaya tidak bisa masuk ke situs Kusaeni.com. 403.
tags: ego, islam, textpattern

24 Juli 07
Kusaeni Open Week
Preambule
Akhir – akhir ini saya agak kurang enak badan, dan membuat mood untuk nulis artikel di blog ini kadang hilang.
Seperti yang kalian lihat ada jarak hampir 12 hari dari tulisan terakhir berjudul “Bagaimana cara menampilkan daftar komentar terbaru seperti milikmu kus?“ sampai ke tulisan yang saya buat kemarin pagi yang berjudul “Gratis 10 DVD Sun Solaris“.
Rentang waktu selama itu jarang terjadi di situs ini kecuali ada hal – hal yang benar – benar serius. Dan salah satunya adalah masalah kesehatan.
Sebagai freelancer kalian bisa berkontribusi menulis artikel di Weblog Kus
Oleh karena itu saya akan mencoba untuk merefresh tubuh sekaligus otak yang sudah beku dan kaku ini dengan membuat dan memberikan akun freelancer kepada kalian pembaca dan pengunjung situs weblog ini, agar bisa masuk ke dalam halaman admin dari Weblog Kus, serta menulis artikel yang akan saya tampilkan beberapa hari kedepan.Rules
Kalian bisa menulis artikel sertelah masuk ke dalam halaman admin. Semua jenis artikel diperbolehkan dengan aturan :
- Tidak mengandung unsur pelecehan serta penodaan SARAS .
- Artikel yang dituliskan adalah asli karya pribadi, dan bukan merupakan jiplakan, dan atau saduran dari karya orang lain.
- Tidak lebih dari 10.000 huruf.
- Jika mempergunakan gambar, usahakan gambar di buat dengan resolusi lebar 500 px.
- Isi artikel tidak diperbolehkan berisi tulisan yang menghina eksistensi si Kus.
- Artikel yang berkaitan dengan Textpattern, lebih disukai. Walau diijinkan untuk menuliskan artikel berisi tutorial , tip, maupun trik dari CMS lainnya1.
- Seluruh artikel sebisa mungkin di lisensikan di bawah CC Licence by NC-SA.
Dan penulis harus setuju bahwa semua artikel yang masuk di ijinkan untuk di gubah ulang oleh Si Kus dengan tanpa mengurangi makna dari keseluruhan artikel. Dan penulis setuju bahwa sebagian artikel yang menarik akan di tampilkan di situs ini2.
Jangan lupa menuliskan nama lengkap dan e-mail atau alamat situs ( jika memiliki ) di bagian bawah artikel yang kalian tulis, karena beberapa artikel yang bagus akan saya publikasikan disini.
Jangan lupa mengklik tombol Save
Penutup
Maaf jangan berharap banyak dari proyek saya ini.
Tidak ada hadiah apapun yang akan saya berikan atas tulisan yang kalian buat dan saya tampilkan di situs ini , kecuali ucapan terima kasih yang tiada terhingga.
Keputusan si Kus tentang artikel menarik yang akan di tampilkan di situs ini, Tidak bisa diganggu gugat. Bilamana ada kesalah pahaman dan konflik yang diakibatkan dari proyek ini maka :
- si Kus ( sebagai pihak pertama ) dan Kalian ( sebagai pihak kedua ) sepakat untuk menyelesaikan dengan jalan musyawarah untuk mufakat.
- Jika dari musyawarah diatas tidak ditemukan jalan keluar, maka si Kus dan Kalian bersedia untuk menempuh jalur hukum, dimana si Kus dan Kalian setuju untuk mendaftarkan gugatan hukum di PN Madiun.
Dan akun yang bisa dipergunakan untuk masuk ke dalam halaman admin adalah :
Username : freelancer
Password : freelancerTerima Kasih
Catatan : Halaman admin yang akan Kalian jumpai adalah halaman sesuai dengan status penulis freelancer , dimana beberapa tab penting tidak akan bisa diakses. Keterangan lebih lanjut di TextBook.
UPD : Hati – hati penipuan lewat SMS yang mengatasnamakan saya dan proyek ini. Submission , dan semua hal yang berkaitan hanya bisa di akses dari situs Weblog Kus ini.
1 Termasuk Wordpress, MovableType, Expression Engine, maupun Drupal, dan CMS lainnya. ↩
2 Termasuk artikel yang ditulisnya. ↩
tags: ego, textpattern
Komentar [10]

12 Juli 07
Bagaimana cara menampilkan daftar komentar terbaru seperti milik mu Kus?
Saya mendapatkan beberapa email dari kawan – kawan blogger berkaitan dengan penampilan Komentar terbaru di halaman depan situs ini. Sebenarnya beberapa hari yang lalu1 saya tidak berniat untuk menampilkan daftar pemberi komentar terbaru. Namun setelah beberapa orang memberikan komentar di tulisan saya yang sudah cukup lama, saya tergerak untuk menampilkannya. Dengan tujuan mungkin ada pengunjung lainnya yang ingin membalas atau memberikan pendapat dan atau komentar untuk artikel yang sama.
Nah untuk itu ….. Dah ah langsung aja kus gak usah berbelat dan belit!!!
Ahem … baiklah saya akan menunjukkan bagaimana cara untuk menampilkan daftar komentar yang sekaligus bergravatar.
Perhatikan baik – baik!.
Textpattern
Textpattern memiliki fungsi sendiri untuk menampilkan daftar komentar terbaru. Namun fungsi tersebut tidak mengikut sertakan penampilan Gravatar. Maka saya mencari alternatif dengan mempergunakan plugins, Dan saya menemukan plugins asv_recent_comments. Namun sayang ( lagi ) plugin ini tidak memiliki dokumentasi yang memadai.
Kira – kira tanggal 11 bulan April tahun lalu, saya berbicara dengan Matthew Pennell untuk mendapatkan salinan dari plugin rei_recents_comments yang sudah di hack sedemikian rupa agar bisa menampilkan gravatar.
Setelah mempergunakannya, saya perlu untuk menyesuaikan sedikit dengan tampilan desain situs saya ini. Maka saya juga melakukan sedikit perubahan2 , termasuk didalamnya menuliskan dokumentasi untuk penggunaan plugin ini.
Untuk pengguna Textpattern, silakan mengunduh plugin penampil komentar beserta gravatarnya, dan kemudian install dengan cara salin kode yang sudah di encrypt dari berkas recents_comments dan paste di dalam areateks di tab
admin > plugin. Akhirnya klik upload dan install.Cara penggunaan plugin ini bisa dirujuk di bagian dokumentasi3 plugin ditab plugin.
Wordpress
Sungguh saya tidak berniat untuk membahas hal ini untuk platform Wordpress. Tapi orang ini4 dengan gaya bujukannya sukses membuat saya luluh hati untuk menuliskannya disini.
Seperti diatas….
Dulu sekali Chris Davis pernah merilis themes untuk CMS Wordpress, yang didalamnya terdapat fungsi untuk menampilkan daftar komentar bergravatar juga.
Saya melongok arsip dan menemukannya. Disini.
Berkas tersebut saya kutip dari sekian fungsi hack buatan Chris Davis, saya ambil khusus untuk penampilan daftar komentar terbaru bergravatar saja.
Cara penggunaanya … nggggg….. setelah diunduh, letakkan berkas tersebut didalam map themes yang dipergunakan.
Kemudian, di tempat yang sekiranya dipergunakan untuk meletakkan daftar komentar terbaru bergravatar gunakan tag PHP :
<?php recent_index(); ?>. Peletakannya sih umumnya di bagian sidebar tapi terserah kalian lah.Untuk catatan : Saya tidak mencoba trik untuk Wordpress ini, jika kemudian ternyata berhasil Alhamdulillah , jika tidak …. syukurillah.
Jangan protes… kalau tidak bisa kenapa tidak pindah ke Textpattern?
1 Sebelum saya berniat menampilkan daftar pemberi komentar terbaru. ↩
2 Viking Karwur memberikan catatan perbaikan perubahan untuk menampilkan $web ( alamat situs komentator ). ↩
3 Cari nama plugin , kemudian lihat di sebelah kanan, ada baris tautan bernama Lihat ( View ) untuk melihat dokumentasi plugin. ↩
4 Yang tampang innocent nya terpampang di tangkapan layar diatas. ↩
tags: textpattern, tutorial
Komentar [14]

5 Juli 07
Textpattern 4.0.5
Ya Textpattern 4.0.5 sudah diluncurkan setelah selama 2 minggu, rilis kandidat di tes oleh komunitas.
Ada banyak hal yang diperbaiki di rilis ini, termasuk diantaranya masalah dengan XSS di comment preview. Dan tambahan fitur seperti penampilan tombol submit dan preview langsung dihalaman depan full post. Namun bukan berarti tombol submit langsung bisa dipergunakan. Tetap harus melewati fungsi comment preview. Dalam hal ini tombol submit di buat disabled baru akan aktif setelah comment preview di lewati.
Ada tambahan 1 tag baru yaitu
<txp:hide />yang dipergunakan sebagai kontainer dari blok komentar dan internal content.Saya tidak ada rencana untuk mempergunakan TxP 4.0.5 dalam waktu dekat ini, karena saya ada rencana yang berpengaruh dengan server, sehingga perubahan sebaiknya tidak dilakukan secara frontal.
Mungkin juga saya hanya kan meng upgrade ke versi 4.1 yang memiliki fungsi yang sangat saya inginkan.
Dan minggu ini saya mengoleksi beberap tautan yang berhubungan dengan Textpattern, yang mungkin kalian tertarik dengannya :
- Kenapa harus Textpattern? Wawancara dengan orang di balik buku Textpattern Solution
- Textplates ’07 diperpanjang Waktu penyerahan templates diperpanjang
- Mentions Textpattern Mentions.. menunggu versi Indonesia
Jangan ngaku Blogger keren kalau belum pakai textpattern(!)
tags: berita, textpattern
Komentar [10]

28 Juni 07
Form di Textpattern
Mempelajari pembangunan templates di Textpattern
Satu bulan yang lalu saya sempat menulis artikel berjudul mempelajari pembangunan templates di Textpattern. Pada artikel itu telah saya sebutkan bahwa untuk membangun sebuah template Textpattern dibutuhkan bahan – bahan nya yang antara lain section, pages, form , dan css.
Penjelasan tentang section, pages, dan css sedikit banyak sudah disebutkan ditulisan tersebut, jadi saat ini mari kita bahas tentang form yang saya cuplik dari artikel di Wion.
Form
Forms adalah salah satu elemen penting dalam pembangunan template, seperti halnya section,pages, dan css. Satu alasan yang tepat adalah forms menginjinkan pengguna TxP untuk melakukan Global Editing, yang bisa menentukan bentuk template keseluruhan atau sebagian dari situs.
Fungsi forms hampir sama dengan penggunaan script server side yang bisa di inject atau di tampilkan dalam desain dengan mempergunakan fungsi
includepada kebanyakan kode pemrograman.Khusus untuk forms pada Textpattern sendiri, untuk memasukkan sebuah forms dipergunakan tag standar
<txp:output_form form="nama form" />. Dengan tag ini maka semua kode HTML, PHP, Inline CSS, dan atau Flash yang terdapat pada atau didalam forms=“nama forms” akan ditampilkan1.Sederhanya forms mirip dengan widget, kecuali fungsi drag n drops yang tidak dimilikinya.
Selain dengan mempergunakan tag
<txp:output form form="nama form" />, forms juga bisa dipanggil dengan mempergunakan tag TxP lainnya yang merujuk pada penggunaan forms sebagai penampil isi.Sebagai contoh tag
<txp: article />akan selalu merujuk ke forms bernama default sebagai forms standar template the loop pada penampilan article. Untuk penggunaan forms lain sebagai penampil maka bisa dengan mengganti nama form dengan form yang dimaksud.Contoh :
<txp:article form="single" />, maka tag article akan mempergunakan template form bernama single untuk menampilkan the loop.Jenis Forms dan fungsinya
Sampai saat ini jenis forms dalam TxP dibagi menjadi 5 klasifikasi. Antara lain article, comment, link, miscellaneous, dan file. Pengetahuan akan jenis forms ini sangat penting bagi pengguna TxP. Karena penggunaan jenis forms yang salah hanya akan membuat perintah tidak akan bekerja dan menghasilkan halaman kosong2 .
Mudahnya, Jika kita ingin membuat forms untuk menampilkan daftar artikel , maka kita harus membuat forms tersebut berjenis article , maka dengan begitu seluruh tag yang berkorelasi dengan article tag seperti
<txp:body /> , <txp:posted /> ,<txp:permlink />, <txp:title />bisa dipergunakan di forms tersebut.Untuk forms comments jelas dipergunakan untuk menampilkan blok templates pembangun tampilan komentar. Normalnya kita tidak perlu membuat forms baru untuk membangun tampilan komentar, TxP menyediakan 3 buah forms standar yaitu : comments display, comments, comment_form.
Comments Display form dipergunakan untuk menampilkan komentar yang menyatu dengan halaman artikel ( full post ) , termasuk didalmnya tag penampil form comments dan comment form. Comment form dipergunakan untuk membentuk tampilan template pada blok penampilan komentar, seperti nama komentator, tanggal komentar di buat, dan isi komentar sendiri. Disini kita bisa memasukkan fungsi gravatar juga (!).
Comment form-form dipergunakan untuk membangun template blok penampil bagian isian formulir komentar.
Sedangkan fungsi dari masing – masing forms ( standar ) akan dijelaskan dengan tabel dibawah ini
Klasifikasi Forms standar di TxP. Nama Jenis Fungsi / Guna comments comment Menampilkan komentar dari komentator setelah komentar tertulis dan diterima. comments_display article Menampilkan keseluruhan blok komentar, Termasuk didalamnya daftar komentar dan kolom isian komentar. Jika komentar pada suatu artikel diaktifkan, maka forms ini akan dieksekusi, dan sebaliknya. comment_form comment Kolom isian Komentar. Sudah jelas untuk semua orang tahu. default article Menampilkan halaman artikel secara penuh ( full post ). Hanya berkeja untuk halaman index. files file Menampilkan tautan yang mengijinkan seorang pengunjung untuk mengunduh file dari server. links link Menampilkan blok tautan atau blogroll. Blogroll harus di atur dulu di halaman Links lofi° article Sampai sekarang saya masih ragu apa fungsi forms ini? Apa sejenis easter egg? Noted° link Sama dengan link. plainlinks° link Hampir mirip dengan Links , tapi lebih untuk menampilkan tautan secara penuh dengan judul dan deskripsinya popup_comments° comment Tampilan komentar di tampilkan dalam mode pop-up ( dalam jendela lain ) search-results° article Mendefinisikan tampilan dari hasil pencarian. Single° article Menampilkan halaman full post. Jika bentuk halaman full post kamu berbeda dengan forms default. ° Yang diberi tanda ini, adalah forms yang bisa dihapus(!). Seperti halnya beberapa forms yang bisa di hapus dan dibuat, seluruh isi dari forms bisa dikostumisasi dengan mudah, sesuai dengan keinginan.
Kesimpulan
Forms adalah salah satu elemen penting dalam pembangunan templates di Textpattern. Forms berfungsi untuk menampilkan blok bagian dari kotak – kotak pembangun halaman situs.
Jika situs dianalogikan kedalam rumah, maka rumah tersebut adalah pages nya, kemudian atap, tembok, pintu, dan lantai adalah masinh – masing forms nya. Sedangkan cat dan aksesoris lain adalah css.
Demikian dan selamat belajar Textpattern.
Referensi
- Wion : Textpattern Building Block Mechanics
- Textbook : Textpattern Manual Hand Book
1 Tag output form hanya bisa dipergunakan untuk menampilkan isi forms berupa HTML dan sebagainya. Tag berjenis article, tidak bisa dipergunakan disini, karena forms output-form mempergunakan form jenis misc. ↩
2 Dalam Live Mode, jika dalam Debug mode error akan ditampilkan. ↩
tags: css, desain, textpattern, tutorial
Komentar [10]

4 Juni 07
Template simple milik Kus
Beberapa orang yang mulai tertarik mempergunakan Textpattern, bertanya – tanya bagaimana cara untuk membuat atau bekerja dngan templates.
Template di TxP susah, lebih mudah di WP
Dan sebagian besar dari mereka banyak yang mengeluh kalau pembuatan templates dan atau penggunaanya tidaklah lebih mudah daripada WP.
Dan itu benar.
Di WP mereka sudah terbiasa melakukan ritual unduh , pasang, dan pakai , sangat mudah dan hal itu tidak ditemui di TxP.
Di TxP, penggunanya di minta untuk kreatif untuk membuat templates sendiri, yah bisa juga mempergunakan templates milik atau buatan orang lain. Dan diminta untuk emasukkan tag – tag templates secara manual, dengan harapan pengguna lebih memahami proses dan cara kerja pembangunan template di TxP.
Bukan hanya menjadi konsuen yang bisanya pakai, pakai, dan pakai.
Masalahnya kenapa sepertinya pengguna TxP begitu kesusahan dalam membagun template situsnya?
Jawabannya adalah bil niat!.
Jika ada niat pasti bisa. Dan masalah yang menghadang cuma proses. Semua butuh proses, dan proses akan menyaring orang yang benar – benar punya niat dan tujuan, seta mengeliminasi sebagian dianatara mereka yang putus asa.
Proses pertama yang menghadang adalah masalah komunikasi dan pengetahuan. Sudah sering dibicarakan kalau TxP dibangun oleh komunitas dunia, dan bahasa yang di pergunakan untuk komunikasi adalah bahasa Inggris. Dan sebagaian dari kita tentu paham bahasa tersebut, namun tidak kurang juga yang kesulitan.
Dan dari kesulitan tersebut akhirnya mereka terpaksa menyerah dan kalah.
Dan dokumentasi resmi TxP tentu berbahasa Inggris.
Menyingkapi hal tersebut, sekaligus memperkecil jumlah pejuang yang menyerah dan kalah, maka saya mencoba memberikan pencerahan dengan menunjukkan template yang saya pergunakan untuk membangun situs ini.
Kode – kode TxP tag yang saya pergunakan bisa di lihat disini.
Anda akan melihat 3 buah folder yaitu : pages, forms, dan style .
Folder pages berisi daftar halaman yang saya pergunakan, forms berisi forms yang saya pergunakan, dan begitupula dengan style.
Semua mempergunakan TxP tag standar, dan beberapa diantaranya memprgunakan plugins. Untuk plugins bisa di unduh di TxP Resource.
Silakan diunduh dan dipelajari. Anda juga bisa mempergunakan di situs Anda , tapi tolong digubah dibeberapa bagian yang merujuk ke URI situs ini.
Jika hendak memasangnya di situs Anda, silakan dan gunakan plugins : hcg_tmplates untuk memasangnya.
Semoga bermanfaat.
tags: desain, textpattern, tutorial
Komentar [13]

31 Mei 07
Kupilih Wordpress
Dari pembicaraan di milis, email, dan IRC maupun IM(Instant Messenger), Saya sering di tanya oleh orang – orang tentang layanan blogging gratis yang bagus, mudah dipergunakan, dan populer.
Dan saya langsung menjawab : wordpress.com ! .
Walaupun saya pengguna TxP, tapi saya tidak punya jawaban lain selain itu. Dari situ Anda bisa mengerti bahwa kekaguman saya akan Wordpress benar – benar tulus.
Lalu kenapa tidak TxP ?
Textpattern bagus, sangat bagus malah, namun Textpattern tidak memiliki layanan untuk pengguna gratisan seperti halnya WP.com.
Lalu kenapa Wp.com?
Ada beberapa alasan mengapa harus Wp.com.
WP.com memberikan layanan ini dengan gratis, tak perlu bayar!. Cocok untuk pengguna yang kikir domain dan hosting. Dan WP.com memberikan pelbagai fasilitas , yang mungkin tidak akan ditemukan di penyedia layanan lain diantaranya :
- WP.com baik hatinya. Dari 500 lebih WP themes yang tersedia gratis di jagad maya, WP.com memberikan kepada penggunanya untuk memilih 56 diantaranya untuk bisa dipakai sebagai template halaman blog mereka.
- WP.com sangat baik hatinya. Mereka memberikan fasilitas widgets dan Edit CSS kepada penggunanya agar bisa mengkustomisasi tampilan desain mereka. Tak usah paham bahasa PHP , yang penting kamu bisa CSS. Selain itu WP.com maklum bahwa tidak semua penggunanya bisa mengcoding PHP untuk template tagnya. Slogan WP.com
Why The Heck is not? - Dari ratusan plugins yang ditulis untuk WP.com , pengguna diberi keleluasaan untuk tidak mempergunakan satupun plugins yang tersedia. WOW hebat…..
- Hey Akismet juga terpasang default disini. Para pengguna , dengan akismet kalian bisa menangkal spam yang menyerang WP. Kemungkinan keampuhan Akismet dalam menangkal Spam adalah 50-50. Dan bahkan di pengaturan standarnya Akismet memberikan fasilitas kepada penggunanya, agar Akismet memberikan email notifikasi yang berisi informasi dan isi dari spam ke email kita.
Artikel Terkait
komentar
Jadi dengan itu, kita bisa mendapatkan 2 hal. Email berisi peringatan dari Akismet, dan Spam. Horrayyyy para spammer pasti senang dengan hal ini, mau nyepam di blog malah spamnya dikirim juga ke inbox. Ruaarrrr Biaso!. - Ini eranya WYSIWYG editor. Dan WP.com memberikannya. Fungsi dragndrop, dengan kemampuan upload langsung dari halaman tulis memang memukau. Untuk pengguna yang datang dengan kecepatan biasa pasti juga akan meras luar biasa. 3 menit untuk membuka halaman tulis melebihi kecepatan Valentino Rossi menaklukkan sirkuit Sentoel.
- Tidak cukup dengan itu semua? silakan mengupgrade paket yang dipergunakan. Murah kok rata – rata cuma $1 perpaket. Tapi harap diingat, semua barang yang sudah dibeli tidak bisa dikembalikan.
All cool kids are here! Ya pengguna WP.com semua cool kid. Jadi kalau kamu merasa cool kid , kenapa gak daftar?
Masih tidak cukup?
Mungkin Wp.com tidak cocok untuk perfeksionis yang mencari barang gratisan.
tags: cms, textpattern
Komentar [17]

29 Mei 07
Ini benar - benar berita buruk
Hari ini, kebetulan temen kerja setelah pulang kerja mengajakku untuk mampir ke sbuah warnet “baru”. Kebetulan warnet bersangkutan mempergunakan komputer dengan sistem operasi Linux, tepatnya PC Linux OS dengan desktop bawaan KDE alias
KusK Desktop Environtmen.Di KDE aplikasi perambah internet standarnya ya sudah pasti adalah konqueror1. Saya mencobanya dan hasilnya, tampilan desain situs ini menjadi agak kacau.
Seperti halnya Konqueror, Safari juga menampilakan desain yang agak kacau, ya mau bagaimanapun Safari dibangun dengan mesin milik Konqueror. Cuma ada perbedaan sedikit, yaitu tag <h1> masih ditampilkan dengan baik.Hal pertama yang bisa saya pastikan adalah penampilan tag <h1> tidak dirender sebagaimana
mestinyaumumnya seperti di perambah bermesin Gecko. Selain itu , sidenotes tidak ditampilkan dengan sempurna. Hanya judul dan tautan yang ditampilkan di samping, sedangkan isinya masih ditampilkan di dalam artikel. Ini benar – benar , gak benar.Kemudian saya membandingkan dengan perambah lain, yang ternyata juga terpasang yaitu Opera. Awalnya kupikir semua akan baik – baik saja, tapi ternyata…. tampilan desain situs di Opera malah tampil semakin ngaco. Semua huruf di dalam tag <p> ditampilkan dengan font besar. Ahrrrgg.
Penasaran dengan hasil yang mengecewakan, kemudian aku langsung lari ke Browsershots , dan mencoba menangkap hasil tampilan situs ini dengan berbagai perambah internet yang tersedia.
Dan hasilnya?
Lihat hasil tangkapan layar di Flickr/kusaeni.Opera salah, Konqueror salah, Safari agak salah, Firefox sempurna, Dillo yah aku tahu kamu gak ngedukung CSS, IceWeasel agak Ok deh, Ephipany Like it, Galeon agak sempurna.
IE , bagaimana dengan IE ?
eh .. aku malah tidak melihatnya, aku tak tahu pasti, tapi aku tak berharap banyak pada IE. Cuma semoga dia tidak mengikuti jejak perambah lain yang tidak sesuai dalam menampilkan desain situs ini sesuai dengan seleraku.
Siapa yang salah?
Tiada yang salah hanya aku manusia bodoh. Ini tentu karena perbedaan pembacaan dan pemahaman CSS oleh perambah internet. Jujur saja, aku memang bukan desainer yang bagus. Semua desain yang kubuat disini hanyalah terinspirasi oleh pelbagai desain situs yang bagus, dan mencoba menerapkannya disini. tanpa berpikir bahwa gak semua yang kulihat itu bener.
Setelah mengetahui ini, sepertinya sudah saatnya untuk membuat ulang templates. Aku gak suka memperbaiki yang sudah ada. Sekalian buat ulang. Lebih menarik.
1 Konqueror adalah perambah internet buatan komunitas KDE. Aplikasi ini sebenarnya gabungan dari web browsr, File Manager, Archieve Manager, File Share Manager ( dengan EDonkey ), Audio Browsr dengan fasilitas ngeRIP,FTP dan SSH Manager . Banyak sekali fitur yang diusung oleh Konqueror. Mungkin oleh sebagian orang hal inisangat menyenagkan, tapi tidak buatku. Kebanyakan fungsi hanya akan membuat aplikasi berjalan lambat dan pengembangannya tidak terfokus, intinya akan ada kompromi akan kemampuan utama. ↩
tags: browsr, css, desain, linux, textpattern
Komentar [9]

26 Mei 07
Mempelajari pembangunan blok di Textpattern
Disini saya akan menuliskan artikel yang mencoba menjawab kegelisahan dari pertanyaan yang diajukan oleh Jauhari.
Dalam pembangunan template di Textpattern kita memang diwajibkan berhubungan dengan : section, pages, forms, dan styles . Dan tentu saja template tags pembangun template.
Textpattern dan struktur umum sebuah situs
2 buah elemen dasar dari sebuah situs adalah pengorganisiran isi situs dan tautan antara masing – masing lokasi.
Untuk urusan tautan , mungkin semua orang sudah paham , jadi kita mari kita berbicara tentang pengorganisiran isi.
Di Textpattern semua isi dari situs yang berupa artikel , gambar, tag , dan files semuanya di simpan dalam sebuah database1 . Untuk memudahkan pengorganisiran maka TxP menyediakan 2 buah fungsi yaitu Catagories dan Section.
Seperti di mesin blog lainnya, kategori berguna untuk memilah – milahkan jenis artikel, sedangkan Setion berguna untuk memilah – milahkan jenis artikel sekaligus dengan kategorinya.
Section juga bisa digunakan untuk membuat halaman situs.
Section dan Halaman (depan) situs
Pada kebanyakan situs halaman depan darinya hampir selalu berada pada root domain atau URL. Katakanlah saya punya domain kusaeni.com maka alamat depan situs saya bisa diakses dengan mengetikkan alamat URL saya yaitu kusaeni.com.
Di Textpattern penampilan halaman depan tersebut bisa diatur dengan mempergunakan fungsi section yang bisa ditemui dibawah tab presentation.
Di halaman ini, ada 2 buah section siap pakai yang dibuat oleh TxP yaitu About dan Article . Kemudian di halaman ini juga kita bisa menentukan section yang manakah yang akan dipergunakan untuk blog, archive, about, dan lain – lain.
Khusus untuk menampilkan halaman pertama / depan tadi, kita bisa mengaturnya lewat section default.

Tapi apa sih section itu ?
Section adalah psuedo class dari URL blog. Jika kita membuat sebuah section dengan nama misalnya arsip , maka bisa dipanggil dengan alamat URL : http://domain.tld/arsip .
Dengan begitu, maka akan terbuka section arsip.
Sebuah section sendiri menjadi tempat bergantung sebuah pages dan CSS. Dari contoh diatas, section arsip akan terpanggil, namun akan menampilkan sebuah halaman kosong karena tidak ada pages dan CSS yang di asosiasikan dengan section arsip. Maka agar halaman ( section ) arsip bisa berisi kita harus mengasosiasikan sebuah pages dan CSS untuk section tersebut.
Di halaman section, pada pengaturan section arsip. Bisa kita asosiasikan dengan memberikan pengaturan seperti gambar berikut :

Dalam gambar, saya mempergunakan pages arsip dan CSS blog . Lalu dimana kita bisa membuat halaman arsip? .
Halaman arsip bisa dibuat dengan “menyalin” halaman default, kemudian menuliskan kode – kode HTML padanya2 .
Sedangkan halaman CSS blog, bisa dibuat dengan menyalinkan CSS default, seperti halnya pages, kita bisa mebulis ulang CSS jika dirasa tidak sesuai dengan gaya yang akan dipakai pada halaman arsip3 .
Namun isi dari sebuah section tidak hanya bisa dibuat lewat penulisan di halaman pages saja, isi section juga bisa berupa artikel blog. Ditulis di halaman tulis artikel. Dengan catatan artikel tersebut harus disimpan di section tempat artikel ingin ditampilkan.
Sebagai contoh; saya menulis sebuah artikel ini, dan ingin menampilkannya di section blog, maka yang saya lakukan adalah mengatur pada menu dropdown sort and display section di halaman tulis agar merujuk ke section blog.
Oh ya bahkan artikel itu juga bisa mengaktifkan kolom komentar jika mau, jadi semua artikel dari semua section bisa dikomentari!.
Awal dari akhir penjelasan

Intinya untuk membangun sebuah blok pada TxP kita harus paham dengan section dan pengaturan halaman serta CSS.
Section adalah psuedo dari URL, dimana section adalah sebuah halaman dinamis dari Textpattern, bukan sebuah folder berisi file ( static). Namun lebih kepada pengaturan atas kemampuan dynamic publishing yang dimiliki TxP.
Sebuah section membutuhkan pages dan CSS sebagai “kelengkapan isinya”, kemudian pages membutuhkan forms agar bisa menampilkan setiap detailnya4 .
Di Textpattern jumlah section tidak dibatasi, begitupun dengan pages, forms, maupun CSS. Sehingga kita bisa berimprovisasi dengan membuat banyak desain dengan perlbagai section. Dengan begini kita bisa mencoba desain secara live.
Akhirnya, mungkin ada bagian dari tulisan ini yang ingin kalian tanyakan, silakan memberitahu aku lewat fungsi komentar di bawah , atau cukup hubungi aku lewat halaman kontak .
Bersambung ke penjelasan forms…........ segera di blog kesayangan keluarga Indonesia.
1 Textpattern membutuhkan 1 buah database untuk sebuah blognya. Tidak perduli berapa jumlah penulis dan artikel di dalamnya. 1 buah database tersebut bisa juga digunakan untuk beberapa blog, dengan membuat prefix nama database pada masing – masing pemasangan. ↩
2 Kode – kode HTML bisa baru dan berbeda dengan halaman default, terserah dan sesuai selera serta penampilan hamlaman arsip yang diinginkan. ↩
3 CSS bisa dibuat berbeda – beda disesuaikan dengan setiap halaman. Namun jika dirasa kebanyakan, CSS juga bisa dijadikan satu CSS untuk semua. Tentu kode CSS harus lengkap untuk semua section. ↩
4 Untuk forms akan dibahas nanti. ↩
tags: desain, textpattern, tutorial
Komentar [9]

21 Mei 07
Als ik eens Wordpress was
“Sekiranya aku seorang pengguna Wordpress, aku tidak akan menyelenggarakan pesta-pesta kemerdekaan dinegeri yang kita sendiri telah merampas kemerdekaannya. Sejajar dengan jalan pikiran itu, bukan saja tidak adil, tetapi juga tidak pantas untuk menyuruh si inlander1 memberikan sumbangan untuk dana perayaan itu.Catatan : Quote disamping di daur ulang dari Quote karya Ki Hajar Dewantara atau Suryadi Suryaningrat yang ditulis dan dimuat dalam surat kabar de Expres milik Dr. Douwes Dekker, tahun 1913. Artikel ini ditulis dalam konteks rencana pemerintah Belanda untuk mengumpulkan sumbangan dari Hindia Belanda (Indonesia), yang saat itu masih belum merdeka, untuk perayaan kemerdekaan Belanda dari Perancis. Artikel tentang Ki Hajar Dewantara di Wikipedia. Pikiran untuk menyelenggaraan perayaan itu saja sudah menghina mereka, dan sekarang kita garuk pula kantongnya. Ayo teruskan penghinaan lahir dan batin itu! Kalau aku seorang pengguna Wordpress. Apa yang menyinggung perasaanku dan kawan-kawan sebangsaku terutama ialah kenyataan bahwa bangsa inlander diharuskan ikut mengkongsi suatu pekerjaan yang ia sendiri tidak ada kepentingan sedikitpun”.

Dan kau tidak akan mendapatkan hal yang seperti ini di Textpattern .
Apakah kamu sudah mempergunakan Textpattern? , Kenapa kamu tidak mempergunakan Textpattern?, Ayo gunakan sekarang!!.
Hanya untuk candaan. Artikel ini digunakan untuk
memprovokasimemberikan informasi bermanfaat bagi blogger Indonesia , untuk sesegera mungkin berpindah dari mesin blog popular karena masalah spam dan lambatnya respon karena perbagai fungsi yang sebenarnya tidak dibutuhkan ke mesin blog superb-cepat, mudah digunakan, gratis, dan tentu saja sulit untuk ditembus spam. Kegalauan atas artikel ini, atau sesuatu yang menyebabkan wajah panas, telinga memerah ditanggung oleh masing – masing individu. Barang rusak dan hilang ditanggung penumpang, sudah termasuk 10% untuk PPN.1 Spam , spam , dan spam. ↩
Dan oh iyah selamat atas peluncuran Wordpress 2.2 yang sukses mengcover 200 bug. WOW. Dan tunggu Textpattern 4.0.5 yang menawarkan 200 kehebatan baru.
tags: ego, textpattern
Komentar [8]

17 Mei 07
Textplates 2007
Textplates adalah kompetisi membuat template untuk Textpatern, berdasarkan template original milik Textpattern.
Pada kompetisi tahun lalu, Textplates benar – benar meraup sukse besar, dengan banyaknya peserta yang ikut dan themes yang dihaslikan sekitar 40 an dan sudah di unduh lebih dari 100.000 kali.
Tahukah kamu? : Thomas Arie S , salah satu blogger dan desainer Indonesia memenangkan peringkat ke tiga dalam kompetisi textplates 2006.Di bandingkan kompetisi tahun lalu, Textplates 2007 datang dengan berbagai kejutan baru, mulai dari desain situs kompetisi yang baru dan yang pasti jumlah total hadiahnya yang WOW mencapai $11,000 !!.
Dari sekian itu di alokasikan pada :
- $900 untuk hadiah pertama Mac Mini1 dan hosting akun Pro seumur hidup!! di foing2.
- $300 untuk runner up pertama, yang hadiahnya terdiri dari :
- 6 Buku dari katalog milik Friends of Ed and Apress.
- Lagi ikon dari Icon factory.
- Plugins komersial TxP Redirect pro dari Thresholdstate.
- $200 untuk Runner up ke 2 dan 3 masing – masing mendapatkan :
- 3 Buku dari katalog milik Friends of Ed and Apress.
- Lagi ikon dari Icon factory.
- Plugins komersial TxP Redirect pro dari Thresholdstate.
- Dan yang terakhir untuk 50 pengirim pertama mendapatkan gratis hosting 1 tahun dari Foing3
Kalian harus ikut , kenapa kalian tidak ikut? , Ayo segera daftar!!.
1 Mac Mini di persembahkan oleh SiteGround. ↩
2 Karena TOS dari SM , saya tidak bisa menunjukkan tautan ke situs Foing dan SiteGround. Jika berkehendak silakan gunakan google. ↩
3 Tidak termasuk domain. ↩
tags: berita, cms, desain, textpattern

16 Mei 07
Footnotes dan sidenotes
Membangun footnotes dengan textile
Textpattern mempergunakan Textile sebagai alat untuk mengformat teks untuk menggantikan tag – tag HTML. Sebagian besar tag – tag HTML sudah didukung oleh Textile sehingga pemformatan bisa dilakukan segera tanpa harus hafal tag HTML. Tentu dengan catatan harus hafal juga dengan tag – tag Textile.
Did You know?Textile takes plain text with simple markup and produces valid XHTML. It’s used in web applications, content management systems, blogging software and online forums. Try it for yourself with the Textile quick reference and preview.~textileTapi jangan khawatir Textpattern membundle Textile dalam paket distribusinya. Termasuk didalamnya halaman bantuan untuk menampilkan tag – tag Textile. Mudah kan.
Untuk membuat footnotes dengan mempergunakan Textile caranya mudah.
Format tag Textile untuk membangun Textile adalah
Kusaeni[1]dan kemudian setelah line break diteruskan denganfn1. <a href="http://kusaeni.com">Kusaeni</a>, adalah cowok cakep, keren, dan kool yang tinggal di RT1 RW 1.Catatan : Karena textile bisa diletakkan dimana saja, maka untuk referensi lanjut footnotes
fn(num).bisa diletakkan dimana saja, tidak harus selalu di footer atau kaki, walaupun aslinya harus diletakkan di bawian kaki.Dan jika di implementasikan langsung maka hasilnya adalah sebagai berikut: Kusaeni1
1 Kusaeni, adalah cowok cakep, keren, dan kool yang tinggal di RT1 RW 1. ↩
Kode diatas juga akan membangun tag XHTML sebagai berikut:
<p>test<sup class="footnote"><a href="#fn1953684272464b12ec8659a">1</a></sup></p> <p id="fn1953684272464b12ec8659a" class="footnote"><sup>1</sup> just test</p>Kelemahan footnotes milik textile saat ini adalah tidak adanya fitur untuk melakukan back to reference link seperti yang dimiliki oleh Markdown.
Sidenotes
Sidenotes lebih banyak digunakan di dalam penataan layout buku. tapi tidak ada jeleknya jika di aplikasikan ke dalam desain web. Seperti footnotes, sidenotes juga digunakan untuk memperjelas maksud dari suatu blok kalimat. Bedanya sidenotes tidak memiliki tautan referensi seperti footnotes.
Textile tidak mengaplikasikan sidenotes kedalam fiturnya, namun kita bisa membuat sidenotes dengan mempergunakan HTML dan CSS.
Cara untuk menampilkan sidenotes harus di pahami bahwa sidenotes dibangun dengan posisi absolute dalam CSS. Pertama atur blok – blok HTML yang berkaitan dalam posisi relatif2
Kemudian membuat style sebagai berikut:
span.sidenotes { position: absolute; left: 20px; padding-right:8px; width: 180px; line-height:14px; font-size:10px; }Setelah itu untuk mengaplikasikannya cukup dengan menuliskan tag sebagai berikut:
<span class="sidenotes"> isi sidenotes</span>Tag ini bisa diletakkan dimana saja, biasanya saya meletakkan di blok konten karena disalah artikel saya dimunculkan.
Teknik ini bisa berjalan di berbagai perambah seperti Firefox Win/Mac, Safari, IE 5 Mac, IE 6 Win, and IE 5.5 Win, dan Opera. Intinya bisa berjalan di hampir semua perambah populer.
2 Di set di CSS. Dalam hal ini saya memiliki 2 buah kolom. 1 konten dan 1 sidebar. Maka saya mengatur konten dan sidebar dalam posisi relatif. Jika di CSS posisi ini tidak di definisikan langsung, maka CSS akan menganggap bahwa relatif adalah definisi standar. ↩
tags: css, desain, textpattern, tutorial

15 Mei 07
Reshuffle
Weblog Kus sedang di Reshuffle. Maaf jika tampilannya agak … gimana getu :)
UPD : 15 Mei 2007 ; 21.05 WIB
Apa dan mengapa?
Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya di mekanisme template CMS, saya telah banyak mempergunkan berbagai macam CMS/Blog untuk memuaskan hasrat di hati dalam urusan ngeblog .
Setiap mencoba CMS saya mempergunakan fungsi import data dari masing – masing CMS, sehingga kadang kala membuat pengaturan tata letak dan layout text berubah kacau balau.
Tahukah kamu???? : textile adalah tool buatan Dean Allen . Kemudian di improvisasi sedemikian rupa oleh komunitas Textpattern. Versi stabil saat ini adalah textile 2.0 yang di bundled resmi kedalam TxP v4.0.4. Di Wordpress saya mempergunakan Textile dan di Textpattern saya juga masih mempergunakan Textile. Namun Wp tidak mempergunakan Textile sesempurna di TxP, saya banyak mempergunakan pengaturan textile berdasarkan plugins, seperti untuk footnotes , dan abbr .Begitu sesampainya di TxP , hal tesrebut tidak lagi didukung. tentu karena tidak ada plugin nya. Sehingga tampilan pengaturan text menjadi kacau.
Ledakan besar lainya yang sukses membelokkan otakku untuk segera melakukan pembenahan adalah, selama ini saya berpikir bahwa artikel – artikel yang saya tulis tidak mengerucut dalam satu kategori tertentu, yang oleh kebanyakan orang disebut niche . Untuk bisa menulis yang niche memang dibutuhkan kemampuan spesifik dalam kategori yang digelutinya.
Tapi masalahnya saya tidak memiliki apapun kemampuan yang spesifik.
Mau digali, bagian mana yang bisa digali. Ayolah saya bukan James Isaac Neutron! .
Dari situ saya membuang jauh – jauh angan – angan menulis niche. Saya mungkin membutuhkan sebuah ledakan besar lagi untuk mengembalikan semangat menulis niche .
Be your self
Nggak saya malah ingin menjadi orang lain. Itu pasti.
Dan karena itu apakah aku butuh psikiater?

tags: css, desain, textpattern, tutorial

9 Mei 07
Mekanisme template CMS
CMS dan mekanisme template
Sekian tahun memakai Wordpress kemudian berpindah ke Textpatern, tidaklah membuat petualangan mencoba dan menjelajah berbagai macam CMS dan mesin blog menjadi surut.
Begitupula setiap melihat desain blog – blog yang WOW membuat hati terlecut dan terbakar untuk mengstart mesin agar bergegas juga membuat hal yang baru dan menarik. Dan untuk segegasnya membuat desain baru dibutuhkan pemahaman terhadap template tags dan mekanisme template pada setiap mesin blog yang digunakan.
Di beberapa mesin blog seperti Wordpress dan Habari , mekanisme templatenya masih mempergunakan bahasa PHP murni, sehingga untuk membuat themes atau template dibutuhkan pemahaman akan bahasa pemrograman PHP. Setidaknya sedikit atau dasar tag pembuka dan tutupnya.
Namun ada juga mesin blog yang memberikan kemudahan kepada penggunanya untuk membuat template tanpa harus berurusan dengan rumitnya bahasa pemrograman tersebut.
Mesin blog jenis ini sudah menyertakan sebuah atau lebih fungsi untuk menggantikan tag – tag yang harusnya dikerjakan oleh PHP ke dalam tag yang lebih manusiawi. Sehingga hasilnya, pengguna lebih mudah paham dan cepat dalam memahami mekanisme template dari mesin blog yang dipergunakan.
Mesin blog jenis ini di wakili oleh Textpattern, Expression Engine , dan Movable Type.
Ada pula mesin blog yang mengkombinasikan penggunaan template tag dan script PHP murni untuk membangun tampilan situsnya. Diantaranya Drupal , dan Habari1.
Textpattern template tag
Situs ini, kusaeni.com ( sudah ) mempergunakan Textpattern sejak kira – kira 1 tahun yang lalu.
Selama itu saya sudah berkali – kali melakukan perubahan template yang ditulis sendiri. Hal yang cuma sekali saya lakukan dengan Wordpress. Ketika mempergunakan Wordpress saya lebih banyak mengganti tampilan dengan mempergunakan themes buatan orang lain, daripada membuatnya sendiri.
Kenapa?
Seperti yang saya tuliskan diatas, masalah pemahaman tentang mekanisme template yang menimbulkan banyak dinding penghalang antara saya , Wordpress, dan kreatifitas.
Sebaliknya Textpattern memberikan keluwesan dalam menulis kode – kode template, tanpa harus berlumuran dengan PHP. Semua instan, mudah , dan menyenangkan.
Sebagai contoh :
Untuk mesin blog yang mempergunakan PHP murni untuk membangun desain templatenya, maka kode – kode yang dipergunakan ( biasanya ) akan seperti ini :
<?php fungsi_kus(); ?>
Sedangkan untuk Textpattern cukup ditulis dengan :
<txp:fungsi_kus />
Cukup sederhana, hampir semua kode diawali dengan tag <?php sebagai penanda bahwa itu adalah tag – tag PHP.
Dalam banyak kasus, kesalahan penulisan kode atau tag, entah itu karena tidak ada penutup tag, kurang tanda titik dua ( ; ) , dan tidak terbatas pada kesalahan penulisan nama fungsi, akan membuat masalah besar pada desain.
PHP , yang merupakan bahasa pemrograman berbasiskan atau dijalankan di server ( Server Side Programing ) cukuip rentan akan masalah pemanfaat celah keamanan. Untuk itu di sebagian besar CMS yg mempergunakan PHP murni sebagai template tag akan meng break operasi jika ditemukan kesalahan atau error.
Dan karena ini, maka jika ada kesalahan penulisan seperti diatas, tampilan desain akan kacau, karena CMS hanya akan menerbitkan pesan kesalahan saja.
Textpattern dan CMS lainnya walaupun juga dibangun oleh PHP, namun memiliki fungsi untuk meng skip kesalahan dan tidak menampilkannya.
Dengan catatan fungsi yang di maksud tidak akan di eksekusi.
Lalu bagaimana kita tahu kalau fungsi tersebut ada masalah?
Textpattern memiliki sebuah istilah dan fitur yang sering disebut dengan status produksi atau Production status. Yaitu Live, Testing, dan atau Debugging.
- Live artinya bahwa situs dalam keadaan siap di publikasi, dengan catatan bahwa seluruh error message akan di skip dan tidak ditampilkan.
- Testing bisa digunakan jika kita sedang mencoba membuat template baru. Memasang plugins, dan mengorganisasikannya. Dalam mode ini semua error message akan ditampilkan, beserta bantuan dimana letak kesalahan.
- Debugging biasanya digunakan untuk mengdiagnosa masalah didalam Textpattern, entah itu disebabkan oleh plugin atau modifikasi file inti.
Tentu saja dalam mode ini semua pesan kesalahan akan ditampilkan, juga di sertakan fungsi tag_trace untuk melacak kesalahan dan letaknya dimana.
Penutup
Banyak orang berkata bahwa
“ semua mesin blog sama, desain hanya dipengaruhi oleh CSS dan HTML! bukan karena CMS nya.“ Mungkin, walau 1% tapi CMS berpengaruh banyak dalam kemudahan , dan peningkatan kreatifitas seorang desainer dalam membuat template.
Untuk itu sebelum memilih sebuah CMS untuk situs apa saja, perhatikan fitur – fitur yang bisa digunakan untuk membangun template.
Kecuali untuk yang fanatik dan punya kemampuan lebih untuk meng oprek mekanisme template CMS, maka mereka adalah pengecualian.
~O~ 1 Seperti halnya Wordpress, Habari mempergunakan bahasa PHP murni untuk membangun templatenya. Namun dengan bantuan plugins smartypants, pengguna Habari bisa membuat themes dengan mempergunakan template yang lebih mudah. ↩
tags: cms, desain, textpattern, tutorial

|
