Kusaeni.com | Weblog Kus : The Kus Empire Strikes Back, a personal weblog of Kusaeni

19 November 08

TxP bukan CMS pasaran , tapi susah dipasarkan..

Textpattern itu hebat, gratis, open source, dan fleksible. Tapi susah untuk dipasarkan. Salah satu alasan terbesarnya adalah tidak tersedianya themes switcher seperti di paket CMS lain yang pasaran itu.

Selain itu tampilan halaman admin nya yang tidak cukup indah dan sangat terkesan table banget menjadi penyumbang nomor 2 untuk seret nya pemasaran TxP.

Sementara itu jumlah komunitas yang kecil turut menyebabkan merosotnya pengguna TxP di Indonesia, hal itu memang berbanding lurus dengan tingkat pemasarannnya. Memang jika dibandingkan dengan CMS lain yang memiliki komunitas besar, maka otomatis lebih mudah memasarkan produknya. Walau dalam pandangan kami, produknya tidak lebih baik ( ok sedikit lebih baik ) daripada yang kami tawarakan.

Kemudian , ada Joseph Cassano yang juga harus disalahkan, loh kok bisa ?, ya karena akal – akalannya dengan konsep CDS, menjadi pemicu utama resesi dunia, termasuk Indonesia.

Hal itulah yang menyebabkan banyak blogger yang kemudian tidak lagi mampu ( mau ) menyewa hosting dan memilih untuk mempergunakan layanan blogging gratis yang disediakan oleh kompetitor lain. Jadi secara tidak langsung memang mempengaruhi tingkat pemasaran TxP.

Duhhh sialan kamu Cassano!!!

tags: , ,

Komentar [2]

---

22 Oktober 08

TEXTPATTERN : Membuat halaman arsip

Q : Bagaimana cara membuat halaman arsip di Textpattern, tanpa mempergunakan plugin ?

A : Mudah, caranya adalah :

1. Buat sebuah form ( lewat menu Tata Letak / Presentation > Bentuk / Form ) baru dengan nama arsip_bulanan misalnya, dan isi dengan kode tag Textpattern berikut :

  
    <!-- show the year -->
    <txp:if_different>
    <h2><txp:posted format="%Y" /></h2>
    </txp:if_different>
    <!-- show the month -->
    <txp:if_different>
    <h3><txp:posted format="%B" /></h3>
    </txp:if_different>
    <!-- article title and link -->
    <txp:permlink><txp:title /></txp:permlink>
    <code><br />
 
 

2. Buat halaman ( HTML ) tampilan dimana nanti arsip akan dimunculkan. Kamu bisa membuat halaman baru atau cukup menyalin dari halaman yang sudah ada jika desainnya sama. Setelah itu beri nama halaman tersebut, misal halaman_arsip.

3. Gubah halaman_arsip , untuk menampilkan daftar arsip kamu bisa mempergunakan tag Textpattern sebagai berikut :

  
      <txp:article_custom limit=99999 form="arsip_bulanan" />
 
  

4. Kemudian buat sebuah section baru dan beri nama arsip1 . Setelah selesai, pada properti section uses page pilih nama halaman yang di khususkan untuk arsip, dalam contoh ini halaman_arsip. Untuk CSS silakan dipilih sesuai dengan CSS yang di pergunakan halaman tersebut. Untuk pilihan lainnya kasih centang saja ke Tidak / No.

5. Selesai, coba kunjungi halaman arsip baru kamu dengan URL http://domain.mu/nama section untuk arsip, dalam hal ini http://domain.mu/arsip . Selamat mencoba.

1 Jika kamu kasih nama arsip, maka halaman section ini bisa dipanggil dengan bentuk URL http://domain.mu/arsip .

tags: , ,

---

29 Agustus 08

Textpattern : Membuat tampilan tanggal ala tumblr

Kasus :

Kamu adalah seorang blogger yang aktif menulis atau memperbaharui isi dari blog mu, sehari bisa mengisi lebih dari 1, mungkin 2 , 3 , atau 5 tulisan , artikel, gambar dan lain – lain. Tapi kamu ingin menampilkan format tanggal hanya muncul di artikel terakhir di publikasikan, dan yang lainnya hanya tampil jamnya saja. OK lebih mudahnya, tampilan ala tumblr , seperti yang dicontohkan oleh tema tumblr Digital Wood yang ini.

Solusi :

Bisa mempergunakan tag dari Textpattern yaitu if_different. Dengan tag ini TxP akan memproses isi dari statemen pertama dan kemudian membandingkan dengan statemen kedua, dan akan mengeksekusinya jika ( isinya ) nilainya berbeda.

Kode yang dipergunakan adalah :

  
 <txp:if_different>
    <txp:posted format="%d %B %Y" />
 <txp:else />
    <txp:posted format="%H" /> : <txp:posted format="%M" />
 </txp:if_different> 
 
 

Mudahkan?

tags: , , ,

---

8 Juli 08

Bahasa Indonesia ( kamu ) di Textpattern

Lokalisasi Bahasa Indonesia di Textpattern sudah dikerjakan oleh Arif Widianto dan hasilnya sangat bagus, walau tentu saja ada beberapa kata – kata yang dimaksudkan tertentu menjadi lain. Ini mungkin karena pembakuan kata – katanya yang asing atau jarang di dengar.

Di pembaharuan Bahasa Indonesia terakhir ( 01 Juli 2008 ) Arif Widi sudah menyertakan penerjemahan untuk kalimat Forgot Your Password, sehingga untuk pengguna TxP 4.0.6 tautan untuk mereset kata sandi bisa muncul ( Lupa Katasandi ? ).

Jika Kamu memakai versi Bahasa Indonesia untuk TxP dengan pembaharuan di bawah tanggal 1 Juli, maka tautan untuk peresetan kata sandi tidak akan muncul, meski kamu pakai TxP versi 4.0.6. Jadi segera perbaharui versi Bahasa Indonesia TxP kamu.

Caranya : masuk ke dalam halaman administrasi TxP, tuju tab admin, kemudian preferensi dan klik tab atur bahasa.

Klik tautan Pasang, untuk mulai memasang bahasa yang dipilih dari server Textpattern. Kira – kira butuh 3 detik untuk selesai tergantung kecepatan internet di tempat kamu.

Jika kamu berpikiran bahwa penerjemahan Arif kurang sempurna, kamu bisa menghubungi dia dengan pembetulan tentu saja, atau membuat sendiri terjemahan bahasa di TxP. Tapi maaf untuk Bahasa Indonesia sudah terdaftar atas nama Arif Widianto.

Namun jika kamu masih ngeyel untuk memakai judul Bahasa Indonesia, kamu bisa mempergunakan fungsi pemasangan dari server lokal.

Caranya unduh berkas bahasa standar TxP ( Eg-US ) di http://rpc.textpattern.com/lang/, kemudian gubah dengan editor teks , sesuaikan terjemahan teks dari Bahasa Inggris ke Bahasa Kamu, kemudian simpan di server lokal kamu ( server situs ) di dalam map ./textpattern/lang/. Jika map lang belum ada kamu harus membuatnya secara manual.

Untuk mengaktifkannya, masuk ke dalam tab Atur Bahasa di preferensi. Kemudian klik tautan “Pasang dari Dokumen“ . Pilih dokumen Bahasa yang tadi kamu simpan, dan pasang.

Maka seluruh lokalisasi dari TxP akan menyesuaikan dengan terjemahan kamu.

tags: ,

---

7 Juli 08

Tampilan administrasi Textpattern

Akan semakin baik di versi selanjutnya, mungkin akan hadir di versi 4.0.7 atau di 4.1.

Textpattern akan mendukung pemakaian tema untuk tampilan administrasi situs. Perubahan lengkap bisa di lihat di Google Code.

Selain itu ada juga beberapa pemakai Txp yang membuat mock-up untuk tampilan administrasi, yang mungkin nantinya bisa dipergunakan. Salah satunya dari SimpleCandy .

Bagaimana dengan tema untuk tampilan situs ?

Saat ini tidak didukung, dan kemungkinan tidak juga didukung dalam waktu dekat. namun ada plugin juga untuk melakukan hal tersebut, walau tidak sebagus CMS lain. Setidaknya ada.

Sabar menunggu TxP 4.1

tags: , , ,

---

3 Pebruari 08

Textpattern 4.0.6

Sudah di keluarkan, dan sekarang sedang mengupgrade nya.

Textpattern 4.0.6 memiliki beberapa perbaikan di bug yang ditemukan, tidak banyak cuma 4. Dan penambahan beberapa fitur dan fungsi baru.

Informasi terkait tentang ini bisa di baca di :

  1. Textpattern 4.0.6 released
  2. FAQ 4.06
  3. Kontributor pembangunan TxP 4.0.6
  4. Informasi dan layanan dukungan komunitas 4.0.6 di Forum Textpattern

Sekarang, Situs ini sudah di upgrade ke 4.0.6, cuma butuh 5 menit untuk melakukannya ( termasuk untuk mengupload , dan mungkin akan ada sedikit penyesuaian atau mungkin akan muncul pesan kesalahan di pelbagai tempat, MUNGKIN.

Jadi jika menemukan masalah jangan sungkan untuk menghubungi Kus. Thanks.

tags: , , ,

---

28 Januari 08

Textpattern 4.0.6rc1

Yes, Textpattern version 4.0.6rc1 is coming, but its only release candidateversion. The Stable official release for this verson is scheduled next week.

Can’t wait for it. If you want testing the release candidate, you can download Textpattern source here.

And don’t forget to post your feedback in this forum thread.

tags: , ,

---

24 Januari 08

Why I Hearts Last.fm?

There were many reasons, many reasons like

tags: ,

---

Terima Kasih Wordpress

2 hari setelah situs hidup dari pemindahan server, saya mendapatkan masalah antara TxP dan MySQL.

Blog ini bisa jalan dengan baik tapi saya tidak bisa masuk ke dalam halaman administrasi, walau sudah memasukkan nama dan kata sandi yang benar. Saya benar – benar yakin dengan teks yang saya masukkan, saya masih ingat terakhir kali mengganti kata sandi. Dan masih terekam jelas apa kata sandi tersebut.

Tapi TxP masih menolaknya!.

Akhirnya saya harus mengganti kata sandi lewat PHPMyAdmin. Menjalankan query dan PHPMyAdmin menyatakan sukses. Percobaan.

TxP masih menolaknya. Argggh.

Mencoba lagi dengan mempergunakan fungsi penggubahan di PHPMyAdmin. Sukses. Percobaan kedua.

Masih ditolak. Argghh. Ada apa ini?

Saya pikir ini karena efek pengupgradean server. Sebelumnya versi PHP yang dipergunakan adalah versi 4.7 dan kemudian dinaikkan pangkat ke 5.2.5, begitu pula dengan MySQL nya. Ini benar – benar masalah.

Dari PHPMyAdmin, saya tidak menemukan table database yang bermasalah, semua baik – baik saja. Tidak perlu perbaikan.

Akhirnya , tidak ada pilihan lain selain mengekspor isi database TxP Kus ke mesin blog lain. Kemudian mengimmpornya lagi di database yang lain.

Pilihan jatuh ke WP. Menarik, setelah hampir beberapa tahun keluar dari WP, akhirnya saya kembali merasakan bagaimana rasa memasang WP. WordPress masih tetap menarik seperti dulu, tampilan Administrasinya pun makin cantik dengan fitur yang lebih banyak dan baik, satu hal yang masih membekas dari WP adalah Tiger Admin Theme. Hahhhh hebat.

Tapi saya tidak ada keinginanuntuk kembali mempergunkan WP. Bagi saya WP masih cukup berat, terlebih lagi masih cukup lambat untuk di akses. Ditambah dengan editor WYISWYG nya. Duuh bisa mati kering di depan komputer buat nunggu semua halaman terpanggil.

Setelah sukses mengimpor isi database TxP ke WP, saya kemudian mengimpornya lagi ke database baru untuk TxP. Dan sukses! . Sekarang saya bisa login.

Setelah proses imor ekspor ini, biasanya akan muncul beberapa masalah, terutama dalam isi artikel dan komentar. TxP mempergunakan Textile secara default untuk pengaturan teks, sedang WP tidak, sehingga ada beberapa artikel dan komentar yang mempergunakan Textile akan sedikit kacau.

Terakhir, Saya masih ingat ada beberapa tulisan Saya sebelumnya yang hampir selalu mengdiskreditkan WP. OK Saya memang sekarang tidak terlampau suka dengan WP dan merasa enjoy dengan TxP. Itu normal. WP Suck.

Tapi sekarang saya mau tidak mau harus mengucapkan terima kasih ke WP atas bantuannya dalam proses ekspor-impor ini.

Ngggg.. Terima Kasih WordPress.

tags: , , , , ,

---

1 Desember 07

I've Redesigned : _erised

I’ve redesigned. Oh wait, or was it realigning?

If you’re not reading this on my website, go on and check out the new look!. There not many changes applied, you can still find what was where from the previous layout.


Title, tagline and main navigation menu are realigned, just repositioned to fit the new idea.

So what not new then?

Homepage still have big colony of text, but now using 2 coloumn with sidebar on right. Sidebar ( like my pre previous templates ) still contains my super-simple-opossiting profil information. And recents comment .

The subtitle headings are now positioned on the left and I have sidenotes too now, yay!

Yeah Code is Pottery not Poetry

Powered by TextpatternCode is Pottery off course.

And .. Other than that, I forgot, seriously. Sorry, it’s the weekend excitement guys! Happy weekend everyone!

tags: ,

Komentar [14]

---

15 November 07

Styling CPreview di Textpattern

Di Textpattern , Comment Preview tidak hanya penting untuk menangkal serangan Spam , namun juga memberikan peringatan kepada pengunjung yang ikut serta berinteraksi lewat kolom komentar tentang isi komentar mereka. Apakah sudah benar atau apakah ada yang perlu di perbaiki.

Ini Esensial.

Textpattern, sejak versi 4.0.2 sudah memberikan fasilitas untuk membuat tampilan CPreview bisa dibedakan dengan penampilan komantar jika sudah terkirim. Bedakan! dengan membuatnya berbeda!, karena tidak semua komentatormu mengerti beda antara pratampil komentar dan komentar terkirim.

Di beberapa desain situs yang mempergunakan TxP, saya menemukan bahwa si pembuat desain tidak begitu peduli dengan hal ini. Hal yang sangat disayangkan mengingat hal tersebut bisa menyebabkan missunderstanding kepada komentator artikel. Ketika mereka mengklik tombol preview atau kilasan jika memperguanakan backend Indonesia, maka kebanyakan dari mereka akan mengira bahwa komentar sudah terkirim. Ini salah. Akibatnya komentar tidak muncul.

Jadi kostumisasi CPreview sekarang juga

Ini solusi dari TxP.

Gunakan fungsi yang sudah ditawarkan TxP, oh maksudku selami tag TxP dan daya gunakan kehebatannya.

<txp:if_comments_preview>
<div id="cpreview" style="background-color:#FF0"><b>Aaa Ooo. ini cuma preview komentarmu, periksa dulu apakah sudah benar , jika sudah klik submit untuk mengirimkan</b>
<txp:comments_preview form="my_preview" />
<txp:comments_form />
</div>
</txp:if_comments_preview>

Kode diatas bisa diperguanakan untuk menampilkan CPreview, Normalnya bisa ditaruh di dalam form comment_display bisa di atas comment_form atau comment list. Terserah sesuka desainernya. Bisa juga di perindah dengan CSS, tinggal ubah selector id nya.

Kelebihannya lagi , pengguna bisa mempergunakan conditional tag untuk memberikan opsi memunculkan seluruh komentar yang sudah terekam pada saat CPreview tampil atau cuma menampilkan CPreview saja.

upd : 15 November 2007 @ 18:20 Waktu Kus.

Untuk bentuk template dari tampilan CPreview pun juga bisa dikostumisasi. Sebagai pengandaian, untuk menampilkan daftar komentar sebuah situs TxP mempergunakan form daftar_komentar.

Sedangkan untuk menampilkan CPreview mempergunakan form my_preview. Yang isi dari form tersebut bisa dibuat berbeda dengan form daftar_komentar.

Kemudian untuk pemakaian conditional tag, bisa di lihat pada contoh di bawah :

<txp:if_comments_preview>
 <div id="cpreview">
    <div class="highlight"><p>Pratampil dari komentar yang kamu tuliskan. Periksa dulu apakah sudah benar, jika sudah klik <b>kirim</b> untuk memasukkan.</p></div>
    <txp:comments_preview />
 </div>
<txp:else />
 <txp:comments break="" />
</txp:if_comments_preview>

Jika diterjemahkan dalam bahasa manusia maka artinya kurang lebihnya;


Jika ini adalah CPreview, maka tampilkan pesan dan tampilan tag txp:comments_preview.

Jika bukan maka tampilkan daftar komentar txp:comments

Untuk penampilan komentar dengan tag txp:comments , kupergunakan atribut break=”“ , kenapa ? . Coba baca artikel Walktrough : Textpattern Mysteri , mungkin berguna.

Untuk menampilkan keseluruhan komentar saat CPreview aktif, gunakan kode paling atas.

tags: , ,

Komentar [4]

---

30 Oktober 07

Walktrough : Textpattern Mysteri

Kenapa tampilan halaman blog si Kus sering kali berubah – ubah seperti bunglon? .

Belum selesai satu redesain, sudah memulai rencana redesain lagi. Baru punya satu inspirasi untuk diterapkan sudah punya inspirasi yang lain.

Ya itu semua karena efek Textpattern, TxP ( begitu Textpattern sering disingkat ) memiliki keunggulan dalam kemudahan untuk membuat desain dari situsnya. TxP sangat memanjakan penggunanya dengan template tag yang komplit dan mudah dipergunakan, tentu saja tidak melupakan bahwa template tag TxP manusiawi banget.

Hal yang sulit kutemui di CMS lainnya. Sebagian besar CMS selalu mempergunakan tag – tag PHP untuk membuat dan membangun tampilan halaman situsnya. Sehingga tidak bisa dipungkiri hal ini membuat celah / gap antara penggunanya dengan pemanfaatan fungsi penuh CMS tersebut. Apalagi jika penggunanya tidak familiar dengan skrip PHP ( untuk tidak mengatakan tidak bisa ).

Jadi, ya. Textpattern adalah alasan kenapa aku seringkali mengganti tampilan situs ini. Bukan memanfaatkan themes switcher seperti punya WP. Ini dibangun dari reruntuhan. Nilai plusnya .. tentu sambil belajar pengkodean HTML dan CSS.

Bagaimana caranya agar bisa menjadi desainer ninja?

Jawabannya buat situs sebanyak – banyaknya. Dari sana kemudian kita bisa belajar dan belajar.

Textpattern Tip

Dan aku sudah belajar cukup banyak, walau mungkin masih ada banyak misteri dari Textpattern yang belum kuungkap. Namun setidaknya aku sudah sampai di ¼ dari perjalanan.

Disini aku akan mencoba membagi – bagikan tip untuk membuat penulisan kode HTML dalam template tags TXP menjadi lebih cepat dan mudah.

Akan menghasilkan form input dengan lebar 20 , dan are teks dengan jumlah baris 10 dan jumlah kolom 50.

Bersambung …

Masih banyak lagi misteri dari TxP yang belum terungkap. dan masih banyak template tags yang bisa dipergunakan sebagai bantuan selama perjalanan.

Jadi siapa yang akan mencapai Grand Line dan menemukan harta dunia One Piece?

Tunggu kelanjutannya.

tags: ,

Komentar [10]

---

13 September 07

Aside di Textpattern

Awalnya Kottke. yang menulari virus aside kepada para blogger, kemudian bergerak dan meyebar dengan cepat.

Apa sih Aside itu?

Aside artinya di samping, maksudnya Aside adalah artikel pendek yang diletakkan di samping artikel utama ( sidebar ), namun seringkali diartikan artikel pendek di bagian utama. Inline. Kalau masih belum paham bisa merujuk ke tulisan Matt Mullenweg tentang Aside. Dah yahhh Matt memakai Wordpress.

Textpattern?

Khusus untuk Textpattern, Aside bisa di buat dengan mudah, ada sedikitnya 2 pemodelan aside yang bisa dibuat, yaitu Aside yang di tempatkan di sidebar, dan Aside yang ditempatkan / disisipkan dianatara artikel utama ( long article ). Dengan cara pembuatan sebagai berikut :

Aside disisipkan di antara Artikel Utama

Mudah, sangat mudah. Yang dibutuhkan untuk hal ini adalah sebuah form berjenis article yang berisi template tags dari tampilan Aside kita nantinya.

OK, katakan kita ingin membuat tampilan Aside kira – kira seperti ; judul , isi tulisan dalam satu baris, kemudian ditambah dengan penampil jumlah komentar.

Maka yang harus dilakukan adalah. Dari tab Presentation > Form ,buat sebuah form baru , katakanlah dengan nama aside.

Isi dengan template tags seperti ini :


<div class="aside">
<p><span class="title-aside"><txp:permlink><txp:title /></txp:permlink></span>
&nbsp;|&nbsp;<txp:body />&nbsp;
<span class="quiet">(<txp:permlink><txp:comments_count /></txp:permlink>)</span></p>
</div>

Kemudian simpan dengan pengaturan jenis bentuk ( form ) berjenis article. Kenapa harus article, karena hanya form berjenis article yang bisa dipanggil dengan tag <txp:article />.

Sebagai catatan , ada tag p di sana, tag tersebut dipergunakan untuk menampilkan Aside sebaris dengan judulnya. Nah di bagian ini ada yang penting untuk di ingat. TxP mempergunakan Textile sebagai tools pengformatan teks ke HTML. Dan setiap isi artikel akan di awali dengan tag p, sehingga tidak cocok untuk dipergunakan di Aside, karena penempatan teks akan berada di bawah judul.

Jadi di halaman penulisan artikel, gunakan mode pengformatan tulisan tanpa Textile. Atau gunakan kode pengnonaktifan Textile dengan syntax :

notextile. isi dari artikel bisa dengan HTML juga 

Ditulis di dalam areateks di halaman tulis artikel.

Kemudian trik untuk menampilkan Aside agar tampil beda dengan forms default article yang dipergunakan adalah; sebelum artikel disimpan, gunakan fungsi Override forms.

Pada pilihan yang ada, pilih form Aside. Ini berarti bahwa artikel yang ditulis akan mempergunakan form Aside, bukan form default. Sehingga penampilannya bisa berbeda.

Contoh nyata : Weblog Kus

UPD

Dan tunggu ada tambahannya. Jika dirasa ingin menampilkan lay out aside secara full post ( single post ) , biasanya di halaman komentar, maka yang harus dilakukan adalah menambahkan tag conditional <txp:if_individual_article> yang akan menyaring apakah artikel sedang di tampilkan dalam daftar artikel ( halaman depan ) atau dalam single post mode ( halaman komentar ).

Jadi kodenya diperbaharui , sebagai berikut :

Kode diatas bisa di improvisasi / kustomisasi sesuai keinginan kamu.

Selesai.

Aside di Sidebar

Untuk penempatan di Sidebar, caranya berbeda cukup jauh. Disini kita harus membuat sebuah section dan form baru.

Buat sebuah section , beri nama misal asidebar, kemudian cek semua pilihan pengaturan ke tidak kecuali sindikasi jika ingin punya RSS untuk aside tersebut.

Kemudian buat sebuah form baru sebagai wadah / template tags dari desain aside nya. Bisa di improvisasi sedemikian rupa.

Untuk menampilkan aside di sidebar bisa dengan mempergunakan tag <txp:article-custom />, lengkapnya :

<div class="sidebar">
 <h4>Notebook</h4>
         <txp:article_custom section="asidebar" limit="10" form="aside" />
</div>

Dari tag di atas bisa diartikan, tampilkan artikel dengan aturan hanya artikel yang ditulis di section asidebar, dengan batasan jumlah yang ditampilkan adalah 10, dan mempergunakan wadah desain aside.

Selesai. Eh jangan lupa untuk menampilkan aside di sidebar ini, pastikan artikel ditulis hanya untuk section asidebar.

Contoh nyata : Kriwil Personal Note

Penutup

Bisa dibilang tidak hanya MT dan Wp yang bisa menampilkan Aside, TxP pun juga. Kalau istilahnya dalam FAQ TxP adalah Can I use Textpattern to build a web site like...

Textpattern bisa di kostumisasi sesuai selera dengan mempergunakan template tags dan plugins. Dan semua open source yang mana kita bisa memodifikasi kode sesuai kebutuhan. Jadi singkatnya jawabannya adalah YES!!!! BISA!!, dengan Textpattern kamu bisa membangun sebuah atau lebih situs yang “bagus” seperti yang kamu inginkan.

Sebagai contoh kamu bisa mengunjungi :