21 Oktober 08
Saya berhenti berlangganan RSS Rosyidi.com
Akhirnya setelah beberapa minggu menunggu saya memutuskan untuk berhenti berlangganan RSS dari saudara Agam Rosyidi yang memiliki alamat blog Rosyidi.com.
Alasan terbesar saya adalah, sejak beberapa minggu ini feed dari Rosyidi.com yang muncul di GReader saya adalah berbagai macam artikel yang menurut saya sangat tidak mencerminkan diri seorang Agam Rosyidi.
Agam Rosyidi menurut saya adalah seorang blogger yang produktif menulis artikel – artikel yang bagus, dimana setiap artikel – artikel nya disusun berdasarkan penelitian atau kajian ilmu yang mendalam seperti :
1. Tentang Sai Baba.
2. Tentang Salam dan Shalawat.
3. Tentang Wifi gratis di Indonesia
Dan masih banyak lagi artikel menarik dan bermanfaat karya Agam Rosyidi ini.
Namun akhir – akhir ini saya menemukan bahwa Rosyidi mulai ikut – ikutan dengan beberapa blogger yang mengisi blognya dengan artikel yang sebenarnya dia tidak tahu apa – apa dengan isi artikel tersebut kecuali sedikit, hanya untuk mengejar profit semata, bisa dari iklan , dari program refferal dan lain – lain.
Bahkan parahnya si Rosyidi juga mulai ikut – ikutan untuk untuk menyediakan halaman yang berisi tautan untuk mengunduh berkas ( film dll ) yang kurang jelas lisensinya, atau dengan gamblang membantu penyebaran (mungkin boleh dibilang pembacakan ) secara terang – terangan.
Jadi saya putuskan untuk berhenti berlangganan RSS dari Rosyidi.com, walau setelah saya selidiki, “artikel – artikel” yang saya kategorikan tidak sesuai tersebut di letakkan di bagian lain blognya, tapi masih muncul di RSS feed nya blog Rosyidi.com.
Terima kasih Agam Rosyidi, artikel kamu memang bagus – bagus, kecuali sebagian yang membuat saya iritasi dengannya. Sampai Jumpa.
tags: berita, ego, frustasi, kick sesat out, politik
29 Mei 08
Ini adalah sebuah kasus yang mungkin akan tercatat dalam sejarah
“…Ini adalah sebuah kasus yang mungkin akan tercatat dalam sejarah. Saya belum pernah mendengar, melihat atau membaca kasus yang penuh tipu daya semacam ini. Namun kami masih menaruh rasa hormat yang sepatutnya.
Kami menghormati sistem keadilan. Kami menghormati keputusan pengadilan. Ada suatu kebaikan dalam segala hal. Keputusan itu telah ditakdirkan dalam pandangan Allah sebelum para orang tua hakim itu dilahirkan. Mereka mengeluarkan pernyataan putusan hakim ketika saatnya tiba. Mereka mengeluarkan pernyataan putusan pengadilan yang ada dalam takdir mereka. Tak seorang pun dapat menentukan untuk dirinya sendiri, tidak pula membuat pernyataan apa pun sekehendaknya sendiri. Setiap orang membuat pernyataan yang telah ditetapkan dalam takdirnya. Mengapa ini terjadi dengan cara sedemikian itu? Sebab kebaikan akan muncul dengan takdir itu terjadi, ..”
Pernyataan Adnan Oktar ( harun Yahya ) ketika pengadilan Turki ( yang ditekan oleh Uni Eropa yang kalap karena buku Harun Yahya berjudul Atlas Penciptaan, yang membungkam teori evolusi karya Darwin. Uni Eropa tidak mampu membalas buku Harun Yahya dengan buku , tapi mampu dengan kekerasan, politik, dan kekuasaan ala pengecut dan barbarian ) menjatuhkan hukuman 3 tahun penjara atas buku terbitannya, Atlas Penciptaan.
tags: berita, islam, kick sesat out
10 April 08
Muhammad SAW Kuscinta
“Tinggalkan pengakuan orang Nasrani atas Nabi mereka, Pujilah beliau SAW sesukamu sengan sempurna, Sandarkanlah segala kemuliaan untuk dirinya, Dan nisbahkan sesukamu segala keagungan untuk kemuliaannya, Karena sesungguhnya kemuliaan Rasulullah SAAW tak ada batasnya, Sehingga tak akan ada lisan yang mampu mengungkapkan kemuliaan itu.”Al Burdah karya Imam Bushiri
tags: islam, kick sesat out, quote
1 Maret 08
Saya pernah mendengar ..
“Saya pernah mendengar bahwa di neraka Jahanam ada satu jurang yang dinamai Haihab. Jurang ini khusus diperuntukkan bagi imam ( pemimpin ) yang zhalim dan tidak adil dalam kebijaksanaan – kebijaksanaannya” Imam Atha’ bin Abi Rabah
tags: islam, kick sesat out, quote
19 Pebruari 08
DPR Dukung Pembubaran Ahmadiyah
“Komisi VIII-DPR RI mendukung tuntutan MUI dan umat Islam Indonesia untuk membubarkan aliran Ahmadiyah,” demikian pernyataan yang dibacakan oleh Wakil Ketua Pimpinan Komisi VIII DPR-RI, Hilman Rosyad Syihab, usai melakukan rapat dengar pendapat umum dengan Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI), di Gedung DPR, Senin 18/2, kemarin.
DPR menilai penjelasan yang disampaikan Ketua LPPI, M. Amin Djamaluddin sudah cukup lengkap. “Untuk itu, perlu segera dikeluarkan Peraturan Presiden untuk pembubaran organisasi Ahmadiyah dan dinyatakan dilarang untuk selama-lamanya,” ujar Hilman Rosyad.
DPR juga meminta agar dilakukan pembinaan bagi para eks penganut Ahmadiyah oleh MUI dan ormas Islam lainnya. Selain itu, DPR juga mengatakan perlunya melakukan rapat pendapat umum dengan MUI untuk menyampaikan fatwa Ahmadiyah di Komisi VIII DPR-RI.
Para anggota Komisi VIII DPR tampak cukup puas mendengar penjelasan Amin Djamaluddin yang menghadirkan berbagai kitab dan tulisan Ahmadiyah asli. Seorang anggota Komisi dari fraksi PKS bahkan mengatakan kecewa dengan sikap Balitbang Depag dan Bakor Pakem yang memberi keputusan tanpa melakukan kajian terhadap kitab-kitab asli ajaran Ahmadiyah.
Amin Djamluddin mengatakan, baru-baru ini Balitbang Depag secara resmi meminjam sejumlah referensi asli Ahmadiyah buah kepada LPPI. Amin pun meminjamkan 3o kitab dan tulisan-tulisan Ahmadiyah tersebut untuk digandakan oleh Balitbang Depag. Tapi Amin menyayangkan, kenapa Balitbang Depag baru meminjam bukunya untuk dipelajari sekarang setelah diputuskan. Seharusnya Depag mempelajari dahulu sebelum memberikan keputusan.
Qadiyan dan Lahore Sesat
Pada kesempatan itu, Amin juga menjelaskan kesalahpahaman masyarakat terhadap ajaran aliran Ahmadiyah Lahore. Menurut Amin, Ahmadiyah Lahore bahkan lebih sesat dari Ahmadiyah Qodiyan yang meyakini kenabian Mirza Ghulam Ahmad.
Amin menjelaskan, Lahore memang menyatakan Mirza Ghulam seorang mujadid, bukan nabi. “Tapi Lahore menganggap Mirza dapat berbicara langsung dengan Allah,” ujar Amin. “Di buku asli terbitan Ahmadiyah Lahore disebutkan, Mirza Ghulam Ahmad seorang mujadid, muhaddats (berbicara dengan Allah), dan menerima wahyu.”
( via Hidayatullah )
tags: islam, kick sesat out
Boikot produk-produk Denmark harus...
“Boikot produk-produk Denmark harus diaktifkan, Orang-orang itu sedang menghasut kita untuk protes di mana-mana dan orang Muslim berhak marah,” -Syeikh Yusuf Qaradhawi menanggapi kembali maraknya penampilan kartun Nabi di sejumlah media cetak Denmark
tags: berita, ego, islam, kick sesat out
Boikot Denmark ( lagi ) !
Ya Mulai hari ini, aku ikutan boikot produk Denmark. Mereka tak pernah belajar dari sejarah.
Hanya orang keledai bodoh yang jatuh lagi di lubang yang sama.
tags: berita, ego, islam, kick sesat out
7 Pebruari 08
Barangsiapa yang menyerupai satu kaum...
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia telah menjadi golongan mereka”. – Dari Ibn Umar .ra dari Rasulallah SAW
tags: islam, kick sesat out, quote
22 Januari 08
Cukup satu
“Tidak perlu banyak-banyak. Tulis saja pernyataan bahwa Ahmadiyah menyakini bahwa Mirza Ghulam Ahmad itu bukan nabi dan bukan rasul. Itu saja. Itu saja yang diperlukan” – KH Ma’aruf Amin ( MUI )
tags: islam, kick sesat out
13 September 07
Tak ada Nabi Perempuan!
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Madiun, Jawa Timur akhirnya memutuskan atau mengeluarkan fatwa melarang ajaran Rusmiyati binti Shawab Sastrawijaya (51), yang mengaku sebagai "nabi". Sebelumnya, ia mengatakan bertekad tetap menyebarluaskan ajaran baru miliknya. ( via Hidayatullah )tags: berita, islam, kick sesat out
8 Juli 07
Hafizh Al-Quran dan Presiden SBY
Peduli amat dengan mereka yang rajin mencela Kerajaan Arab Saudi dan para ulama Wahabi. Dengan dukungan penuh dari Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, 170 orang penghafal Quran dan Hadits serta puluhan ustadz nya, Jumat pagi pekan lalu (22/6) duduk di Istana Negara menyambung tali kasih sayang dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Mereka yang berasal dari madrasah Al-Quran seantero Indonesia itu berkumpul di Jakarta untuk bermusabaqah dan pagi itu Presiden SBY menyampaikan hadiah kepada para remaja pemenangnya.
Mereka adalah Abdul Hadi Suhadi juara tahfizh Al-Quran 30 juz, Muhammad Abdullah Salam juara 20 juz, Salman Alfarisi juara 15 juz, Dicky Miswardi juara 10 juz dan Fahri Basyarahil juara menghafal 500 hadits lengkap dengan rawi1 nya.
Insya Allah, Musabaqah Tahfizhul Quran danHadits ini akan segera juga diselenggarakan di Jakarta untuk tingkat ASEAN dengan dukungan dari pihak yang sama.
Pendukung dananya Putra Mahkota Amir Sultan bin Abdul Aziz Ali Suud, sedangkan panitia pelaksanaannya diamanahkan kepada dua organisasi yang bekerja sama dengan kompaknya yaitu Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) dan Ikatan Dai Indonesia (Ikadi).
Lega hati kita dan lapang dada kita menerima tamu-tamu dari Arab Saudi. Diantara yang hadir di deretan kursi terdepan adalah Dr Ali Abdul Rahman al-Hudzaifi, Imam Masjid Nabawi di Madinah yang Jumat hari itu juga memimpin shalat dan menyampaikan khutbah di masjid Istana.
Di dalam sambutannya sebagai ketua panitia, Ustadz Syuhada Bahri ketua DDII yang baru, menyebutkan berbagai bukti kehangatan hubungan antara Republik Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi sebagai dua negeri Muslim yang bersaudara.
Selain itu Ustadz Syuhada, atas nama panitia, dewan juri dan seluruh peserta musabaqah menyampaikan sebuah kalimat pengingat yang diwariskan oleh Rasulullah (semoga Allah melimpahinya dengan shalawat dan salam) dan diamalkan oleh para ulama selama lebih dari 1400 tahun, kepada Presiden SBY.
“Laa ilaaha illa Allah wahdahu laa syariikalah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syaiin qadiir… “
Tidak ada tuhan yang layak disembah kecuali Allah, Dia satu, tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya lah seluruh kekuasaan dan milik-Nya lah semua puji-pujian dan Dia Maha Berkuasa atas segala hal..
Sedangkan Syeikh Abdullah bin Sulaiman Al-Muni’, anggota Majelis Ulama Kerajaan Arab Saudi yang juga utusan khusus Putra Mahkota Amir Sultan bin Abdul Aziz mengingatkan Presiden SBY bahwa Indonesia merupakan arah pandangan utama dunia Islam.
Beliau menyitir sebuah kalimat Rasulullah yang bisa menjadi rujukan bagi perbaikan kondisi bangsa ini, “Manusia terbaik diantara kamu sekalian adalah yang mempelajari dan mengajarkan Al-Quran.”
Dalam sambutannya, Presiden Yudhoyono menyeru bangsa Indonesia untuk “bersungguh-sungguh membaca, mengkaji dan mengamalkan Al-Quran serta melaksanakannya dalam bentuk syariat Islam sesuai tuntunan Rasulullah S.A.W serta menghidupkan dan memelihara terus majelis-majelis ta’lim Al-Quran dengan penuh keikhlasan dan kesabaran.”
Alhamdulillah, lega rasanya kaum Muslimin dari Madinah dan Jakarta disatukan dengan ide-ide suci dari Al-Quran. Mau Wahabi kek, mau Muhammadiyah kek, mau Nahdlatul ‘Ulama kek, mau Ikhwanul Muslimin kek, mau Hizbut Tahrir kek, mau Jamaah Tabligh kek, mau Tariqat apapun namanya, siapa saja yang mengatakan “tidak ada ilah selain Allah, dan Muhammad adalah utusan Allah, mengimani para malaikat, mengimani kesucian Al-Quran, mengimani Hari Kiamat, mengimani qadha dan qadar Allah dan menyebarkan rahmat Allah dengan melaksanakan serta menyeru manusia kepada syariat Islam”, maka semuanya ada dalam jaringan persaudaraan tauhid.
Mudah-mudahan jaringan persaudaraan itu semakin dikokohkan Allah dari waktu ke waktu.
Kalau masing-masing gerakan ini mengandung kekurangan dan cacat cela yang sifatnya elementer, memang benarlah kata para ulama, “Islam ini terlalu syumul (komprehensif) untuk hanya diwakili oleh satu skenario perjuangan dari satu harakah atau tariqat saja.” Untuk menyelesaikan masalah ummat manusia yang luar biasa banyaknya ini, niscaya berbagai harakah dan tariqat ini sebaiknya bergandengan tangan bekerja sama untuk menyebarkan solusi rahmat bagi seluruh alam ini yang bernama al-Islam.
Al-Quran sudah seharusnya menjadi titik temu ummat Islam dari berbagai mazhab ilmu dan gerakan dakwah. Dengan Al-Quran sebagai sumber cahaya, kehangatan persaudaraan akan selalu menemukan sumber yang tiada habisnya.
Sedangkan perpecahan selalu terjadi ketika salah satu pihak meninggalkan tuntunan Al-Quran, atau hanya menjadikan Al-Quran sebagai alat untuk melegitimasi langkah-langkah yang batil atau zhalim.
Mari kita perbaiki keadaan ummat manusia sekarang ini, apapun bentuk kekurangannya, dengan memperkuat pribadi, rumah tangga dan masyarakat kita dengan Al-Quran.
1 Periwayat hadist dari murid ke guru sampai ke Rasulallah SAW ↩
tags: islam, kick sesat out
Komentar [3]
|
