Kusaeni.com | Weblog Kus : The Kus Empire Strikes Back, a personal weblog of Kusaeni

Jul 9, 10:31

Jangan beli tanpa garansi

Itu adalah judul dari tulisan di popgive. Gambar asli diambil dari situs berbahasa Rusia disini.

Isinya adalah photo – photo dari sebuah UPS/Stavolt yang dibongkar, dari luarnya memang terlihat seperti UPS yang “kuat” . Tapi begitu di bongkar isinya mengejutkan!!!!

1 buah batu bata, dan satu eksemplar koran!!!.

Sementara kabel outputinput dari listrik PLN langsung di hubungkan ke ouput kabel ke komputer. Mengerikan!!. Itu sama saja bohong, aliran listrik PLN sama sekali tidak tersimpan atau melalui rangkaian stabilizer listrik ataupun travo dan kapasitor penyimpan daya ( umumnya pada UPS ).

Saya dan teman juga pernah mengalami hal serupa, merasa ditipu. Waktu beli stavolt untuk PC. Waktu itu harganya 50 ribu, dan kata penjualnya sih stavolt yang itu biasa dipakai oleh kebanyakan orang dan bagus kualitasnya. Kami kemudian beli, masing – masing satu.

Punya saya, masih saya pakai sampai sekarang dan tidak ada tanda – tanda rusak, karena jaringan listrik di daerah saya cukup stabil, tapi tidak di tempat teman. Di sana tegangan listriknya sering naik turun. Sehingga memang benar – benar membutuhkan perangkat semcam UPS / Stavolt.

Setelah seminggu pakai, teman saya iseng kepingin tahu jeroan dari stavolt, secara teman saya lulusan STM Listrik, dan jago banget soal itu. Selain itu dia penasaran kenapa stavolt kok di casingnya pakai di paku keling, padahal biasanya di rekatkan dengan sekrup atau mur-baut.

Setelah dibuka paksa, Masya Allah isinya cuma rangkaian 2 kabel dan setengah botol Mizone yang di di isi dengan semen cor.

Detailnya dari input PLN ke stavolt ada 2 kabel ( 1 phasa ), kabel netral ( 0 ) di baut ke casing ( body/ground ) dan yang satunya masuk ke dalam semen cor yang di bungkus dengan botol Mizone yang sudah dipotong setengah. Kemudian di outputnya langsung masuk steker ( stop kontak ) 1 phasa, yang biasa di hubungkan ke komputer.

Stavolt macam apa ini???

Punya saya memang belum saya bongkar, tapi rasa – rasanya isi nya pasti sama. Kami memang tidak mengkomplain ke penjual, karena males saja. Paling bakal dijawab “ 50 rebu kok minta yang bagus!! “.

Dan sayang juga kami tidak minta garansi. Selanjutnya jangan beli jika tanpa garansi.

tags: ,

---

komentar ditutup untuk artikel ini

|